Beranda All News Gubernur Kepri Bangga, Bahasa Indonesia dari Bahasa Melayu, sebagai Pemersatu Bangsa

Gubernur Kepri Bangga, Bahasa Indonesia dari Bahasa Melayu, sebagai Pemersatu Bangsa

0
Ansar Ahmad Gubernur Kepri membuka seminar memperingati Bulan Bahasa dan Sastra melalui virtual dari kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (7/10/2021). F- Istimewa/Humas Pemprov Kepri

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad bangga, pada saat memperingati Bulan Bahasa dan Sastra pada tahun 2021. Sebab, bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad merasa bangga, karena Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bertolak dari sejarah, Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu. Pada zaman dulu, bahasa Melayu sudah dipakai sebagai bahasa perhubungan dan perdagangan. Tidak hanya ke pelosok Nusantara, tapi hampir di seluruh Asia Tenggara. Di Asia Tenggara, bahasa melayu sudah dipakai sejak abad ke-7.

“Kita di Kepri, sebagai Bunda Tanah Melayu harus bangga. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu,” ucap Ansar Ahmad.

Kamis (7/10/2021), Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad membuka sekaligus menjadi pemakalah utama dalam seminar nasional memperingati Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2021. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Baca Juga :  Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Bintan Menjelang Ramadan 1442 Hijriah

Kegiatan seminar ini dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang. Gubernur Kepri membuka kegiatan ini secara virtual dari ruang kerjanya, di lantai 4, kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad berpesan, sesuai dengan tema yang diusung bahwa bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa dan perajut budaya bangsa yang multikultural di Indonesia.

“Kami imbau para peserta mengikuti seminar ini dengan serius. Semoga sukses acaranya, tertib, aman dan lancar. Gunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dalam berbagai kegiatan publik dan formal. Itulah substansi pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat dalam kesempatan ini” pesan gubernur.

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menurut Ansar Ahmad Gubernur Kepri, merupakan bagian dari menjaga marwah bahasa itu sendiri. Sesuai dengan tema bulan bahasa dan sastra tahun 2021 yakni ‘berbahasa sehat, Indonesia tangguh’. Tema ini merupakan tekat untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh, dengan mengedepankan bahasa yang baik. Dan penggunaan bahasa yang baik juga diatur dalam Perpres nomor 64 tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa.

Baca Juga :  Cen Sui Lan 'Teriak' ke Menteri, Kampung Tua Tanjung Riau Berubah Jadi Kampung Wisata

“Kita beruntung punya bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa. Banyak negara yang tidak memiki bahasa persatuan seperti kita. Kita di Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah dan bahasa Indonesia bisa menyatukannya. Berbahasa dengan baik juga bagian dari dukungan dalam pemartabatan bangsa Indonesia, dan bagian dari sikap positif dan tertib berbahasa,” tegas Ansar Ahmad.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau Asep Juanda dalam kesempatan ini menyampaiakan, peringatan Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2021 diisi dengan berbagai kegiatan. Satu di antaranya dalam bentuk seminar. Dan seminar ini dilaksanakan secara daring dan luring sekaligus.

Baca Juga :  Penutupan Olimpiade Tokyo 2020 Meriah, Sampai Jumpa di Olympic Paris 2024

Pemakalah utama dan pendamping dalam kegiatan ini merupakan para pakar yang didatangkan dari berbagai kalangan. Termasuk Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad. Bahkan tidak hanya pakar yang ada di dalam negeri, panitia juga menghadirkan pakar pemakalah dari Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Bahasa Indonesia ini sebagai jati diri bangsa. Tidak semua negara memiliki bahasa persatuan, tetapi kita punya. Terdapat 718 bahasa daerah di indonesia, dan semuanya telah disatukan dengan bahasa Indonesia. Ini harus kita jaga dan dilestarikan,” kata Asep Juanda. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here