Beranda All News Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN,...

Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN, Musda di Kepri Ditunda Lagi

0
AHY Ketua Umum Demokrat saat mempertanyakan keabsahan KLB ilegal yang dilaksanakan kubu Moeldoko.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Fraksi Demokrat DPR RI mengajak publik untuk menyoroti bukti dan saksi KLB ilegal di Pengadilan TUN. Kondisi Demokrat ini membikin Musda Partai Demokrat Kepri ditunda lagi.

Sidang gugatan Moeldoko ke Menkumham RI atas ditolaknya pengesahan KLB Deli Serdang memasuki Tahap Pembuktian. Sidang perkara Nomor 150/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai oleh Majelis Hakim Enrico Simanjuntak akan digelar, Kamis (16/9/2021) besok.

Hinca Pandjaitan, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat mengajak publik untuk menyoroti bukti yang akan diajukan oleh pihak kubu Moeldoko.

“Kami mengajak publik khususnya para Pejuang Demokrasi untuk menyoroti dari dekat putar balik fakta hukum yang akan diajukan oleh pihak KSP Moeldoko,” ujar Hinca melalui keterangan resmi yang diterima redaksi suaraserumpun.com, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga :  Wako Rahma Melantik Lima Pejabat Strategis di Pemko Tanjungpinang

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengungkap bahwa upaya untuk merampas Partai Demokrat masih juga terus berjalan. Hinca menegaskan Partai Demokrat punya segala bukti yuridis yang kuat untuk bisa mematahkan pihak Moeldoko untuk kedua kalinya.

“Semua orang juga tahu, pekerjaan Moeldoko adalah Kepala Staf Presiden. Apa dasar hukumnya mencantumkan dirinya sebagai Ketum Demokrat dalam gugatan?” ungkap Hinca yang mempertanyakan pencantuman pekerjaan Moeldoko sebagai Ketum Demokrat dalam dokumen gugatan di Pengadilan TUN Jakarta tersebut.

Selain dari sidang tersebut, di hari yang sama juga digelar Sidang Gugatan Tiga mantan kader Demokrat peserta KLB kepada Menkumham untuk membatalkan SK AD/ART dan Kepengurusan Partai Demokrat Tahun 2020. Perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai Bambang Soebiyantori ini, akan menggelar pemeriksaan Tiga Saksi Penggugat.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2021, Rossi Mengibaratkan seperti Pertama Masuk Sekolah

Terkait perkara ini Anggota Fraksi Partai Demokrat ini juga menegaskan, gugatan Penggugat telah kedaluwarsa berdasarkan hukum.

“Mari kita lihat kebohongan apa lagi yang gerombolan ini akan kemukakan di persidangan Kamis Siang besok,” tuturnya.

Seperti diketahui pada akhir bulan Juni lalu, pihak Moeldoko (Penggugat) telah memasukkan dua gugatan kepada Menkumham RI (Tergugat) di Pengadilan TUN Jakarta, dimana dalam Dua Gugatan tersebut Partai Demokrat sebagai Tergugat Dua Intervensi.

Musda Demokrat Kepri


Pada kesempatan lain, penyelenggaraan Musda DPD Partai Demokrat Kepri ditunda lagi. Direncanakan, Musda Demokrat Kepri akan dilaksanakan, Selasa (14/9/2021) kemarin, setelah mengalami penundaan jadwal sebelumnya.

Baca Juga :  KPU Bintan Audensi dengan Disdik Kepri buat Pemetaan Pemilih Pemula di Pemilu Serentak 2024

“Iya, Musda Demokrat Kepri ditunda lagi. Tapi, waktu penundaannya belum ditetapkan. Masih menunggu dari DPP,” kata Remon, Sekretaris DPC Partai Demokrat Bintan.

Namun dalam hal ini, Remon tidak memberikan penjelasan, penyebab dari penundaan Musda Demokrat itu. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here