Beranda All News Kadisdik Bintan: Tahun Ini, Paket Bantuan Perlengkapan Sekolah Berkurang

Kadisdik Bintan: Tahun Ini, Paket Bantuan Perlengkapan Sekolah Berkurang

0
Bupati Bintan Apri Sujadi dan Kadisdik Bintan Tamsir SSi MSi meninjau sekolah.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi menyampaikan, program bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru, tetap diberikan. Hanya saja, paket perlengkapan sekolah bagi murid baru itu berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

Program bantuan perlengkapan sekolah secara gratis yang dicetuskan Bupati Bintan H Apri Sujadi ini sudah dijalankan sejak beberapa tahun lalu. Paket bantuan perlengkapan sekolah ini diberikan secara lengkap. Mulai dari seragam pakaian OSIS, pakaian Pramuka lengkap, pakaian olahraga, sepatu, tas sampai dengan baju dan pakaian Melayu. Sudah termasuk topi dan atribut lainnya.

Namun untuk tahun ajaran 2021-2022 ini, terjadi realokasi APBD untuk penanganan Covid-19, dalam jumlah yang cukup besar. Sehingga, anggaran untuk bantuan perlengkapan sekolah sangat kecil.

Baca Juga :  Hasil Evaluasi, Ada Beberapa Kendala Penyaluran Bansos Covid-19 di Kepri

“Program bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru ini, tetap dijalankan pada tahun ini. Tapi, paket bantuan perlengkapan sekolah itu berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” jelas Tamsir SSi MSi, Selasa (10/8/2021).

Untuk tahun ajaran 2021-2022 ini, sebut Tamsir, paket bantuan perlengkapan yang diberikan kepada peserta didik baru itu hanya tiga jenis. Yaitu pakaian OSIS 1 stel terdiri dari baju, celana, dasi, dan topi. Kemudian 1 stel baju batik dan tas.

“Kami dari Pemkab Bintan berharap agar masyarakat memaklumi ini. Karena, anggaran kita sangat terbatas, setelah dilakukan recofusing untuk penanganan Covid-19. Saat rasionalisasi, terjadi pengurangan anggaran untuk bantuan perlengkapan sekolah ini,” ujar Tamsir.

Baca Juga :  APBD Minim, Pemprov Kepri Ajukan Pinjaman ke PT SMI

Kadisdik Bintan mengungkapkan, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa baru, direncanakan bakal dibagikan pada awal Desember 2021 mendatang. Jumlah paket bantuan perlengkapan sekolah yang bakal dibagikan nanti, yaitu untuk SD/MI sebanyak 3.120 set. Ditambah untuk peserta didik baru tingkat SMP/MTs sebanyak 2.900 set.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi mengecek bantuan perlengkapan sekolah gratis pada tahun lalu.

Belajar Blanded Learning

Di lain hal, Kadisdik Bintan Tamsir SSi MSi menyampaikan, belajar mengajar tahun ajaran 2021-2022 di Kabupaten Bintan, sudah dimulai pertengahan Juli 2021. Melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan yang terus bertambah dan Bintan berada pada zona merah, proses belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem blanded learning. Sistem ini diberlakukan jenjang TK/PAUD, SD dan SMP.

Baca Juga :  Ansar Tak Ingin Perusda Kepri Cuma Ikut-ikutan

Belajar blanded learning ini merupakan perpaduan tatap muka dan daring. Sistem blanded learning yaitu program pendidikan formal yang memungkinkan siswa belajar melalui konten dan petunjuk yang disampaikan secara daring. Dengan kendali mandiri terhadap waktu, tempat, urutan, maupun kecepatan belajar.

Dinas Pendidikan Kabupaten telah mengeluarkan surat edaran tentang panduan pembelajaran di awal tahun ajaran 2021-2022.

“Bagi siswa yang tidak memiliki hape untuk belajar secara daring, bisa orangtua siswa menghubungi pihak sekolah. Tapi pada umumnya, belajar dilaksanakan secara daring, sampai ada perkembangkan terbaru dari penularan Covid-19,” kata Tamsir menambahkan. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here