banner 728x90
Sertifikat verifikasi faktual www.suaraserumpun.com dari Dewan Pers. F- sumber: Dewan Pers

www.suaraserumpun.com Terverifikasi Faktual dari Dewan Pers, Perjuangan yang Membikin “Jantungan”

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Dewan Pers mengesahkan www.suaraserumpun.com sebagai media siber yang terverifikasi faktual, sejak 15 Desember 2021. Menuju kasta ‘bintang lima’ di Dewan Pers ini, suatu perjuangan yang membikin “jantungan”.

Awalnya, tidak pernah terpikir bagi kami seperti apa rasanya untuk mendapatkan level ‘bintang lima’ atau verifikasi faktual dari Dewan Pers. Mendirikan media siber atau online, jangan dikira gampang. Bukan seperti membalikkan telapak tangan. Boro boro ketika kita bandingkan dengan membuat satu akun media sosial (medsos).

Tapi, jangan dipikirkan terlalu sulit pula, untuk mendirikan satu perusahaan pers itu. Asalkan semua ketentuan dijalankan, insya Allah ada jalan. Cuma, dalam prosesnya perlu kesabaran dan kerja ekstra.

Awalnya, untuk mendirikan media online www.suaraserumpun.com itu, memerlukan beberapa minggu hanya untuk mencari satu nama. Bayangkan, jutaan nama media siber yang sudah terdaftar di internet. Membikin nama media online itu, tak sama dengan memberikan nama kepada seorang bayi yang baru lahir.

Kalau seorang bayi yang baru lahir, nama bisa langsung diberi. Walaupun nama itu ada yang sama dengan orang lain. Untuk media siber, jika nama sama, langsung ditolak. Kalau pun dapat satu nama yang belum ada di dunia siber, belum tentu kita puas. Ada nama alternatif lain, yang bisa menjadi penggantinya. Begitu lah prosesnya untuk nama www.suaraserumpun.com, perlu beberapa minggu.

Nah, untuk menjalankan satu media online, banyak proses dan syarat yang harus dipenuhi. Mulai dari akta notaris, pengesahan dari Kemenkum dan HAM, BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, selip gaji, dan buaaanyak banget. Sampai-sampai enggan untuk menulisnya satu per satu.

Sampai dengan foto kantor pun jadi syarat mutlak untuk pengajuan ke Dewan Pers itu. Sempat terlintas, ya sudah lah, enggak usah diurus lagi. Beruntung, Sekretaris Redaksi dan IT tak mau menyerah. Semua administrasi dilengkapi dan dikirim ke Dewan Pers.

Kalau medsos, tak perlu kantor. Dari kedai kopi yang satu, ke kedai kopi lainnya pun bisa dijalankan.

Semua proses dan lika-liku itu kami jalani. Sampai masanya kami mengajukan pendaftaran ke Dewan Pers. Pengajuan tak semulus yang dibayangkan. Kami juga mengalami beberapa kali penolakan dan diberi catatan oleh Dewan Pers. Nah, di sini lah kekuatan dan keseriusan kita diuji. Konon kabarnya, banyak media siber yang putus asa dalam pengajuan ini. Belum terverifikasi secara administratif, ada juga yang langsung balik kanan, dan tak muncul lagi.

Memang, saat memperbaiki dan melengkapi berkas sampai dengan detik-detik menunggu jawaban dari Dewan Pers itu, membikin kita sport jantung. Ada yang bilang, jantungan. Ketika www.suaraserumpun.com dinyatakan terverifikasi administratif 1 November 2021 lalu, rasanya begitu lega. Tapi, itu belum mencapai tahap tertinggi.

Justru, kami semakin jantungan ketika menghadapi proses atau tahapan menuju verifikasi faktual, pertengahan November 2021 lalu. Hanya beberapa pekan setelah terverifikasi administratif, kami langsung menerima ‘tamu kehormatan’ dari tim Dewan Pers.

Moebanoe Moera Tenaga Ahli Komisi Pengaduan Sekretariat Dewan Pers bersama Syariful selaku Koordinator Bidang Pengaduan, Penegakan Etika, dan Hukum Sekretariat Dewan Pers melakukan verifikasi faktual terhadap www.suaraserumpun.com (PT Jong Lintas Media), Kamis (18/11/2021) pagi lalu.

Verifikasi faktual dilaksanakan langsung di Kantor Redaksi www.suaraserumpun.com di komplek Perumahan Mahkota Alam Permai, Blok A nomor 1, Kijang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di kantor suaraserumpun.com, Syariful dan Moebanoe Moera mengecek langsung kelengkapan administrasi dan meninjau aktivitas redaksi. Mereka juga mengecek ruang rapat redaksi, ruang kerja redaksi, dan ruang kerja penanggung jawab.

Kami kaget, tatkala tim verifikasi faktual yang didampingi Ahli Pers Zamzami A Karim ini menyatkan, suaraserumpundotcom lah yang pertama diverifikasi pada jadwal tersebut. Mereka dari Bandara RHF Tanjungpinang, bukan check-in ke penginapan. Tapi, langsung ke kantor redaksi www.suaraserumpun.com. Mereka menyebutkan, ada 20 media yang bakal mereka cek secara fisik di wilayah Kota Tanjungpinang.

Jangan dipikir hanya mengecek fisik saja. Tim Dewan Pers juga mengecek konten atau informasi dan penyajian berita. Berhadapan dengan wartawan senior, banyak hal kekurangan kami dalam menyajikan berita. Tapi, kami juga mendapat banyak ilmu dari Moebanoe Moera. Meskipun, kami harus memperbaiki konten dan dipantau untuk beberapa hari ke depan. PR dari Pak Moebanoe Moera itu, semakin membuat jantung kami tak ‘sehat’. Sudah melebihi dari level ‘jantungan’. Kami pasrah, dan menuruti apa yang menjadi catatan Pak Banoe ketika itu.

“Perbaiki dan jalani aja Yen,” begitu kata Zamzami A Karim kepada Direktur PT Jong Lintas Media (www.suaraserumpun.com), saat mendampingi tim Dewan Pers.

Kami tidak tahu pasti, berapa media siber yang dikunjungi pada tanggal 18 sampai dengan 19 November 2021 itu. Tepatnya, hari Kamis sampai dengan Jumat. Yang pasti, www.suaraserumpun.com dicek yang pertama sekali dari 20 media yang masuk dalam prioritas verifikasi faktual, saat itu.

Waktu terus berjalan. Seminggu, belum ada kabar hasilnya. Memasuki minggu kedua, pun tak ada kabar dari Dewan Pers. Sudah berlalu minggu ketiga sejak didatangi tim Dewan Pers, hasil pun belum diketahui. Ternyata, berbeda jika dibandingkan pada saat masih pengajuan verifikasi administratif.

Kalau masa pengajuan verifikasi administratif, kita mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan ‘admin’ Dewan Pers. Tapi, untuk mengetahui hasil verifikasi faktual dari Dewan Pers, jari di tangan tak sanggup untuk mengetik pesan via WA ke admin maupun staf yang biasanya menangani administrasi di Dewan Pers itu.

Hasrat begitu tinggi untuk menanyakan hasil verifikasi faktual itu kepada Dewan Pers. Tapi, jantung bergetar lebih kencang seperti mengatakan, “Jangan”. Benar-benar membikin kita semakin jantungan, menjelang mengetahui hasil verifikasi faktual dari Dewan Pers itu. Wajar lah beberapa media ada yang balik kanan di tengah jalan, saat proses untuk masuk daftar dalam Dewan Pers itu.

Tepat hari Rabu tanggal 15 Desember 2021, jantung spontan bergonjang keras. Bukan karena mendapat kabar erupsi Gunung Semeru atau Gunung Merapi di Jawa. Rabu pagi saat bersamaan dengan pembentukan PWI Kabupaten Bintan, tiba-tiba sejumlah orang memberikan kabar, kalau media www.suaraserumpun.com telah terverifikasi secara faktual oleh Dewan Pers.

Jantung seperti mau copot, mendengar kabar itu. Jari sampai-sampai menggigil saat ingin mengetik di hape android, untuk mengecek laman Dewan Pers.

Alhamdulillah, media siber (online) www.suaraserumpun.com dinyatakan terverifikasi faktual tersebut, terlihat pada laman Dewan Pers http://dewanpers.or.id/perusahaan, direktori Data Perusahaan Pers. Jantung saat itu bisa diibaratkan berada di puncak klimaks.

Editor kami mengistilahkan, hasil perjuangan ini serasa orgasme dan nikmatnya seperti berada di puncak klimaks. Rasanya sugguh indah di dada.

Tapi, tatkala www.suaraserumpun.com sudah terverifikasi faktual, bukan berarti perjuangan yang membikin “jantungan” ini sudah berakhir. Izinkan kami untuk terus bermain dengan huruf huruf, kata-kata dan kalimat yang membentuk berita. Kalau ada ‘cubit cubit’ sedikit, itu tanda sayang kami buat mitra dan siapapun yang berhubungan dengan publik.

Dan tolong ingatkan juga kami, jika dalam perjalanan ke depan, ada salah atau keliru. Kami terus berusaha menjadikan www.suaraserumpun.com sesuai dengan dengan tagline “Berita Kita di Era Literasi”. Terima kasih. (mario abdillah khair)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *