banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan meninjau usaha keripik ubi pelaku UMKM Natuna yang menembus pasar Malaysia dan Singapura, di PLUT KUMKM Natuna, Jumat (5/6/2026). F- ist

Bupati Natuna Bangga, Keripik Ubi Pelaku UMKM Menembus Pasar Malaysia dan Singapura

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan bangga ketika produk keripik ubi usaha pelaku UMKM Natuna bisa menembus pasar Malaysia dan Natuna. Namun, Bupati Natuna meminta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna membuat terobosan-terobosan untuk meningkatkan nilai jual produk UMKM tersebut, seperti mengubah kemasan lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna Cen Sui Lan di sela meninjau kegiatan produksi masyarakat di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Natuna, Jumat (5/6/2026). Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Natuna, Jarmin, Kadis Perindagkop Usaha Mikro Natuna Marwan Syahputra, Kabag Prokopim Setdakan Natuna Defrizal dan sejumlah staf lainnya.

Di gedung PLUT KUMKM Natuna tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan menuju dapur-dapur produksi dan menyapa warga yang sedang bekerja. Cen Su Lan menyaksikan aktivitas pelaku UMKM dan mendengarkan berbagai penjelasan serta keluhan mereka.

“Ini produknya bagus, tapi harganya masih murah. Coba nanti itu kita sama-sama tingkatkan, ya,” kata Bupati Natuna Cen Sui Lan.

Bupati Natuna meminta kepada Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna Marwan Syahputra yang mendampinginya, agar membuat terobosan-terobosan untuk membantu warga meningkatkan nilai jual produknya.

“Pak Kadis, ini kita harus buat pasar di luar. Kasihan warga ini, jual produknya murah sekali. Pak Kadis coba pikirkan itu dulu, kita harus ada terobosan untuk meningkatkan nilai jualnya,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan meminta agar kemasan produk-produk warga dapat ditingkatkan supaya pasar dapat menerimanya dengan mudah.

“Terus ini lagi Pak Kadis, packaging atau kemasannya harus diubah. Coba lah nanti dicarikan cara agar kemasannya bisa lebih baik,” tambah Cen Sui Lan.

Menurut Cen Sui Lan, kehadiran pemerintah bukan sekadar memantau dan mendata, tapi juga harus ada solusi yang baik untuk pelaku UMKM.

“Kami ke sini bukan untuk memantau saja bapak-ibu, tapi kami ke sini untuk perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Bupati Natuna Cen Sui Lan gembira karena kawasan PLUT sudah beroperasi dan dimanfaatkan oleh warga, meskipun peningkatan demi peningkatan harus dilakukan.

“Ibu senang kan dengan adanya tempat seperti ini. Alhamdulillah kita semua senang. Apalagi ibu-ibu pesanannya lancar, produksinya bagus dan untungnya juga lumayan itu sudah menyenangkan sekali. Mudahan-mudahan semuanya dapat segera kita tingkatkan,” ujarnya sembari menyicipi produk keripik warga.

Berdasarkan keterangan pelaku UMKM yang memproduksi keripik ubi bahwa harga jual keripik ubi di Natuna sekitar Rp20 ribu per bungkus isi empat ons dan Rp10 ribu per dua ons.

“Kita bangga, produk tersebut didistribusikan di dalam daerah Natuna, luar daerah dan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” demikian Bupati Natuna Cen Sui Lan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *