banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada serikat pekerja pada peringatan May Day 2026 di Kantor Disnaker Bintan, Bintan Buyu, Jumat (1/5/2026). F- dok/suaraserumpun.com

May Day 2026 di Bintan, Serikat Pekerja Menyampaikan Unek-unek, Pemkab dan Polres Berbagi Sembako

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Pemkab Bintan melalui Dinas Tenaga Kerja memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 bersama serikat pekerja secara sederhana, Jumat (1/5/2026) pagi. Pada peringatan May Day 2026 di Bintan ini, para serikat pekerja menyampaikan unek-unek atau aspirasi tentang keluhan kaum buruh. Pada kegiatan di Kantor Disnaker Bintan ini, Pemkab Bintan bersama Polres Bintan berbagi sembako bagi keluarga pekerja.

Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Bintan, mengusung tema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja. Dengan tagline, Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama. Hadir pada peringatan May Day 2026 di Bintan ini Sekda Bintan Ronny Kartika mewakili Bupati Bintan Roby Kurniawan, Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana, Ketua Komisi I DPRD Bintan Zulfajri Lubis mewakili pimpinan DPRD Bintan.

Turut hadir Ketua DPC KSPSI Bintan Mansur, Ketua PC FSP Par-SPSI Bintan Kopong Tadon, Ketua SPSI Reformasi Adri Maulana, perwakilan Ketua DPC FKUI SBSI Bintan Jong Jong, serta pengurus serikat pekerja dan para pekerja dari sejumlah perusahaan di Bintan. Selain itu, hadir Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan Ii Santo bersama pegawai Disnaker, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Bintan.

Pada kesempatan tersebut, para pengurus serikat pekerja di Bintan menyampaikan unek-unek atau aspirasi. Mansur selaku Ketua DPC KSPSI Bintan berharap, serikat buruh harus sering berkomunikasi dengan pengusaha. Saat ini, banyak perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, itu merupakan kewajiban perusahaan. Jika ada masalah atau ada sesuatu hal, sulit untuk diberikan haknya.

Para pekerja dan pengurus serikat pekerja mencicipi tumpeng pada peringatan May Day 2026 di Kabupaten Bintan. F- dok/suaraserumpun.com

“Selain itu, di Bintan masih ada perusahaan yang mempekerjakan buruh sebagai tenaga kontrak. Pada peringatan May Day ini, mengingatkan bersama bagi kita semua untuk memperhatikan hal-hal yang dirasakan kaum buruh itu. Terima kepada Pemkab Bintan dan semua pihak serta BPJS Ketenagakerjaan yang selalu berkolaborasi dengan para serikat pekerja di Bintan,” ujar Mansur.

Kopong Tadon Ketua PC FSP Par-SPSI Bintan berharap, setiap peringatan Hari Buruh atau May Day, jangan jadi momen seremonial tahunan. Tapi, ada sesuatu yang bisa diwujudkan untuk kesejahteraan pekerja. Karena di lapangan, masih ditemukan pekerja atau buruh yang diperlakukan tidak manusiawi. Terutama dalam pemberian upah. Di Bintan, masih ada perusahaan yang memberikan upah Rp80 ribu per hari kepada pekerja.

“Memang, sekarang ini ada perubahan aturan. Kewenangan pengawasan terhadap perusahaan dalam mempekerjakan buruh itu, ada pada pemerintah provinsi. Sementara, rentang kendali wilayah di Kepri ini sangat luas. Sehingga, tidak ada pengawasan atau solusi bagi di daerah-daerah. Kami mengajak, agar ada satu wadah yang dibentuk di daerah, untuk mengawasi perusahaan. Sifatnya, kita membantu menyampaikan ke pihak provinsi,” harap Kopong.

Menurut Kopong, regulasi di pemerintah mengenai fungsi pengawasan terhadap perusahaan itu, tidak berjalan. Buktinya, banyak upah pekerja yang diberikan perusahaan tidak memadai. Serikat pekerja berharap agar pengawasan dalam melaksanakan aturan, benar-benar dijalankan. Begitu pula dengan pihak perusahaan, buat kebijkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sekda Bintan Ronny Kartika bersama Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana, Ketua Komisi I DPRD Bintan Zulfajri Lubis, dan Kadisnaker Bintan Ii Santo serta pimpinan serikat pekerja memotong tumpeng sebelum berbagi sembako pada peringatan May Day 2026 di Kantor Disnaker Bintan, Jumat (1/5/2026). F- dok/suaraserumpun.com

“Kami dari serikat pekerja menuntut yang tidak berlebihan. Tapi, ingin apa yang ada dalam aturan, itu dijalankan. Kami berterima kasih atas perhatian dari pihak Polres Bintan yang turut andil dalam setiap kegiatan May Day di Bintan. Pihak kepolisian juga mesti tahu hal ini, dan apa unek-unek dari kami sebagai serikat pekerja,” tambah Kopong.

Adri Maulana Ketua SPSI Reformasi mengajak serikat pekerja di Bintan serta pihak pemangku kepentingan agar terus menjaga solidaritas, kolaborasi, komunikasi, dan menjunjung tinggi keadilan.

“Untuk mewujudkan kesejahteraan buruh, mari ciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Kami meminta kepada pemerintah agar pajak penghasilan THR dihapuskan. Kami juga meminta agar outsourcing dihapus dan berikan upah layak kepada pekerja,” tegasnya.

Jong Jong mewakili Ketua DPC FKUI SBSI Bintan menyampaikan aspirasi kaum buruh di lingkungan perusahaan perkebunan. Menurutnya, soal kontrak kerja tidak ada kejelasan di perusahaan perkebunan. Padahal, pekerja di perusahaan perkebunan itu terus menerus.

“Tolong carikan solusi mengenai persoalan bagi pekerja di perusahaan perkebunan yang berkelanjutan ini,” ucapnya.

Kepala Disnaker Bintan Ii Santo menyampaikan sambutan pada peringatan May Day 2026 di Kabupaten Bintan. F- ist

Setelah serikat pekerja menyampaikan unek-unek, peringatan May Day 2026 di Bintan dilanjutkan dengan kegiatan syukuran dengan memotong tumpeng serta kue tart ulang tahun secara bersama. Kemudian dilaksanakan silaturahmi dan penyerahan secara simbolis bantuan sembako kepada serikat pekerja untuk dibagikan kepada buruh. Paket sembako yang diberikan kepada serikat pekerja ini sebanyak 270 paket, termasuk bantuan 100 paket dari Kapolres Bintan untuk para pekerja.

Kepala Disnaker Bintan Ii Santo menyampaikan, peringatan May Day ini merupakan momen penting bagi pekerja, pengusaha dan pemerintah. May Day yang diperingati setiap 1 Mei merupakan momen hari buruh sedunia (internasional).

“Bentuk kegiatan peringatan May Day di Bintan pada tahun 2026 ini, syukuran dengan pemotongan tumpeng dan pemberian sembako kepada pekerja yang terdampak. Agar bantuan ini tepat sasaran. Bantuan sembako ini merupakan bantuan dari Pemkab Bintan, Polres Bintan, pengusaha dan BPJS Ketenagakerjaan,” sebut Ii Santo.

Pada peringatan May Day, lanjut Ii Santo, para serikat pekerja juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi. Sehingga, aspirasi yang disampaikan itu bisa dicarikan solusinya ke depan. Seperti pemberian upah Rp80 ribu per hari itu, akan dilihat seperti apa perjanjian perusahaan dengan pekerja terkait.

Sekda Bintan Ronny Kartika mewakili Bupati Bintan menyampaikan sambutan pada peringatan May Day 2026 di Bintan. F- ist

“Harusnya perusahaan itu memberikan upah minimal sesuai UMK. Tapi, kan ada juga pekerja itu diberi upah sesuai dengan perjanjian dengan pihak pengusaha. Nah, mengenai pengawasan perusahaan yang merupakan kewenangan pihak pemerintah provinsi yang disampaikan serikat pekerja itu, akan kita bicarakan nantinya,” jelas Ii Santo.

“Untuk tahun 2026 ini, ada beberapa pengusaha yang melakukan PHK. Tapi tak banyak, tak sampai 50 orang pekerja. Tapi, semua hak-hak pekerja diselesaikan oleh pihak perusahaan,” tutup Ii Santo.

Pada kesempatan lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika dalam sambutannya menegaskan, peringatan May Day 2026 dengan Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja, dan tagline Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama, dinilai selaras dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Sekda Bintan mengapresiasi kepada seluruh pekerja atas kontribusi nyata dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Menurutnya, pekerja merupakan kekuatan utama dalam pembangunan Bintan.

“Momentum Hari Buruh ini hendaknya menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas diri, keterampilan, dan daya saing agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis,” ujarnya.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menyerahkan sembako kepada pekerja terdampak pada peringatan May Day 2026 di Bintan. F- dok/suaraserumpun.com

Selain itu, Ronny turut mengapresiasi para pengusaha yang telah berperan dalam membuka lapangan kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sekda Bintan menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha.

Namun demikian, Sekda Bintan Ronny Kartika mengingatkan bahwa seluruh perusahaan wajib mematuhi regulasi ketenagakerjaan, termasuk penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Pemerintah tidak menginginkan adanya pekerja yang menerima upah di bawah ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, Pemerintah Kabupaten Bintan juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para pekerja yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pekerja.

Selain itu, Pemkab Bintan berkomitmen untuk terus berperan sebagai fasilitator dan regulator yang adil. Serta mendorong berbagai program peningkatan kapasitas tenaga kerja melalui pelatihan dan kerja sama lintas sektor. Sekda Bintan berharap agar semangat Hari Buruh dapat terus memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Bintan yang maju dan pekerja yang sejahtera.

“Selamat Hari Buruh, May Day 2026,” tutup Sekda Bintan Ronny Kartika.

Kepala Disnaker Bintan Ii Santo menyerahkan paket sembako kepada kaum buruh terdampak dan serikat pekerja pada peringatan May Day 2026 di Bintan. F- dok/suaraserumpun.com

Pengamanan May Day
Peringatan May Day 2026 di Kantor Disnaker Bintan turut dihadiri Kapolres Bintan dan personelnya. Pelaksanaan May Day di Bintan berlangsung aman dan kondusif, serta penuh dengan kekeluargaan. Kapolres Bintan beserta jajaran turut membagikan paket sembako. Sebanyak 70 paket diberikan secara simbolis kepada para lansia dan pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ratusan paket sembako juga didistribusikan hingga ke titik-titik kumpul kediaman warga di wilayah Bintan Timur hingga Teluk Sebong.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan hari buruh, tapi kita merayakan kebersamaan. Kami ingin rekan-rekan buruh merasakan bahwa Polri adalah mitra sekaligus keluarga yang peduli terhadap kesejahteraan mereka,” ujar seorang personel saat mendistribusikan sembako kepada lansia.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menegaskan, komitmen institusinya dalam mengawal setiap aspirasi pekerja dengan cara yang santun dan melayani.

“Polres Bintan akan mendukung penuh seluruh agenda kegiatan pada perayaan May Day tahun 2026 ini di Kabupaten Bintan. Kami hadir bukan sekadar menjaga, tapi memberikan pelayanan serta pengamanan terbaik agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, damai, dan kondusif,” tegas AKBP Argya Satrya Bhawana.

Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati menyerahkan sembako kepada pekerja terdampak pada peringatan May Day 2026 di Bintan, Jumat (1/5/2026). F- dok/suaraserumpun.com

Kapolres Bintan menambahkan, dengan terciptanya situasi yang aman, iklim investasi di Bintan akan tetap terjaga. Pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan para buruh itu sendiri.

Selain pembagian sembako, dalam kegiatan May Day 2026 di Bintan, dilakukan juga penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja. Hal ini merupakan perlindungan terhadap buruh yang menjadi prioritas utama di Kabupaten Bintan. (adv)

Editor: Sigik RS
Foto: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *