Batam, suaraserumpun.com – Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengintensifkan pengamanan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada puncak arus balik Hari Raya Idulfitri, Minggu (29/3/2026). Upaya ini untuk memberikan pelayanan bagi pemudik yang kembali ke Kepri dengan rasa aman dan nyaman.
Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan apel pengecekan (APP) sebelum kegiatan patroli, berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara, serta melakukan pengecekan sarana dan prasarana keselamatan.
Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap menjaga keamanan keluarga, khususnya anak-anak, serta mengingatkan petugas parkir untuk menjaga ketertiban di area parkir. Patroli dialogis turut dilakukan dengan menyampaikan layanan kepolisian melalui call center 110 kepada para penumpang.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei SIK SH MH menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam memastikan keamanan dan kelancaran arus balik masyarakat.
“Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman,” ujar Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei SIK SH MH.
Berdasarkan data dari pihak Bandara Hang Nadim Batam, terjadi peningkatan aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang menjelang arus balik. Pada tanggal 27 Maret 2026 tercatat sebanyak 113 penerbangan dengan total 18.184 penumpang. Sementara, pada 28 Maret 2026 meningkat menjadi 130 penerbangan dengan total 19.931 penumpang.
Hasil kegiatan menunjukkan situasi di kawasan Bandara Hang Nadim Batam dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Kehadiran personel Polri juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada arus balik libur nasional.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei SIK SH MH mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (yen)
Editor: Sigik RS
