Bintan, suaraserumpun.com – Polres Bintan dan tim gabungan akan mulai melaksanakan Operasi Ketupati Seligi 2026, Jumat (13/3/2026). Polres Bintan telah menyiapkan tujuh pos operasi untuk menghadapi arus mudik lebaran Idulfitri 1447 hijriah, hingga arus balik mendatang.
Sebelum Operasi Ketupat Seligi menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah dimulai, Polres Bintan melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Seligi 2026 di Aula SAR Polres Bintan, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Bintan Kompol Heri Sujati SH MH. Dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Bintan, Kapolsek jajaran serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2026.
Latpraops ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, yang merupakan operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri. Melalui kegiatan ini, seluruh personel yang terlibat diberikan pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab serta strategi pengamanan yang akan dilaksanakan di lapangan.
Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati menegaskan, bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idulfitri, maupun melakukan perjalanan mudik dan wisata.
“Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 ini dilaksanakan, Kamis (12/3/2026) besok. Operasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu seluruh personel yang terlibat harus melaksanakan tugas dengan maksimal, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar Wakapolres Bintan.
Operasi Ketupat Seligi 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026 di wilayah hukum Polres Bintan. Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, serta menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Idul Fitri.
Dalam operasi tersebut, Polres Bintan juga akan memfokuskan pengamanan pada sejumlah titik strategis seperti pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta jalur-jalur yang berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Polres Bintan akan menugaskan sebanyak 196 personel Polri untuk terlibat langsung dalam operasi tersebut. Tidak hanya melibatkan personel Polri, Operasi Ketupat Seligi 2026 juga didukung oleh personel gabungan dari berbagai instansi terkait sebanyak 211 personel, yang terdiri dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Basarnas, BPBD, Tagana, Senkom, Pramuka, KSOP dan Jasa Raharja guna memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan secara maksimal dan terpadu.
“Untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat, Polres Bintan juga telah menyiapkan 7 pos operasi. Terdiri dari 5 pos pengamanan yang berada di Pos Pam Simpang Lagoi, Pos Pam KM 16 Toapaya, Pos Pam Pantai Trikora, Pos Pam Kijang, dan Pos Pam Tambelan. Serta 2 pos pelayanan yaitu Pos Yan Pelabuhan ASDP Tanjung Uban dan Pos Yan Pelabuhan Bulang Linggi,” sebut Wakapolres Bintan.
Usai pelaksanaan Latpraops, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan untuk mensimulasikan pola pengamanan di lapangan. Melalui TFG tersebut, seluruh personel dapat memahami secara teknis skenario penanganan berbagai potensi situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan operasi. (yen)
Editor: Sigik RS
