Bintan, suaraserumpun.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Senin (9/3/2026). Wamendag RI melihat secara langsung perkembangan industri kreatif lokal, serta mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk fashion yang dihasilkan oleh pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Bintan. Berikut harapan Bupati Bintan Roby Kurniawan.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendag RI berdialog dengan para pelaku usaha sekaligus meninjau berbagai produk fashion hasil karya masyarakat setempat. Produk-produk yang dihasilkan dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan dipasarkan lebih luas. Termasuk menembus pasar nasional maupun internasional.
Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan, sektor industri kreatif, khususnya fashion, memiliki peluang besar untuk berkembang. Apabila didukung dengan peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta perluasan akses pasar.
“Pemerintah terus mendorong penguatan sektor Industri Kecil dan Menengah agar mampu naik kelas. Produk-produk fashion lokal seperti yang dihasilkan di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam ini memiliki potensi besar untuk berkembang, baik di pasar domestik maupun internasional,” ungkapnya.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan, Pemkab Bintan terus berkomitmen mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif. Termasuk industri fashion yang menjadi salah satu potensi unggulan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Wamendag RI di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam menjadi motivasi bagi para pelaku IKM untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas jaringan pemasaran.
“Kami berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat, para pelaku IKM di Kabupaten Bintan dapat semakin berkembang. Meningkatkan kualitas produk, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Roby Kurniawan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para pelaku usaha lokal sekaligus membuka peluang pengembangan industri kreatif di Kabupaten Bintan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (yen)
Editor: Sigik RS
