banner 728x90
Suasana Musrenbang Kabupaten Karimun dalam pembahasan program prioritas untuk pembangunan tahun 2027, Kamis (26/2/2026) kemarin. F- ist

Target Besar Musrenbang Karimun 2026: Pagu Rp413 Miliar, Fokus ke Pelabuhan, Listrik dan Ekonomi Biru

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2026 telah berlangsung secara resmi, Kamis (26/2/2026) siang, di Ruang Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Jalan Jenderal Sudirman (Poros), Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Karimun. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan.

Turut menghadiri kegiatan tersebut antara lain Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Kepala Baperlitbang Provinsi Kepri Dr. Aries Fhariandi, Kepala Baperlitbang Karimun Cahyo Prayitno, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, para Camat, dan tamu undangan lainnya.

Menurut Cahyo Prayitno, Kepala Baperlitbang Karimun, Musrenbang tahun ini melibatkan seluruh 14 Kecamatan dan 42 Desa di Kabupaten Karimun dengan pagu awal sebesar Rp300 miliar. Selain itu, pihaknya juga menghimpun aspirasi melalui Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD dengan pagu tambahan Rp113 miliar yang akan dialokasikan ke 11 Otonomi Perangkat Daerah (OPD). Total pagu anggaran melebihi dari Rp400 miliar.

“Musrenbang dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Kelompok Perencanaan dan Pembangunan, serta Kelompok Perencanaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Perekonomian. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah dituangkan 6 program unggulan, dan kami berharap melalui Musrenbang ini bisa menyerap seluruh kepentingan masyarakat melalui kolaborasi bersama,” ujarnya.

Cahyo menambahkan bahwa terdapat 4 sasaran dan 12 pilar dalam penilaian dari Kementerian yang dituangkan dalam 50 indikator, sehingga setiap OPD perlu mempersiapkan data secara optimal.

Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Perencanaan Pembangunan. Ia mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun yang telah melaksanakan tahapan Musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Perencanaan pembangunan adalah tugas kolektif yang harus dilakukan secara berjenjang dan bertahap. Kebutuhan SDA memang jauh lebih besar dari yang tersedia, sehingga diperlukan perencanaan dan pengelolaan yang matang,” ujar Raja Rafiza.

Ia menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran yang telah dihimpun oleh DPRD telah disampaikan ke Baperlitbang dan diharapkan menjadi bagian integral dari pelaksanaan pembangunan.

“Di tahun 2026, kami berharap Peraturan Daerah (Perda) yang sudah diusulkan terkait kepentingan masyarakat bisa terlaksana. Kami juga akan melakukan fungsi pengawasan melalui Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPJ) yang harus dimasukkan pada bulan Maret, serta menjalankan fungsi anggaran yang dasarnya adalah hasil Musrenbang hari ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan capaian pembangunan strategis selama satu tahun kepemimpinan Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole, antara lain:

Pendidikan: Seragam Nasional dan Pramuka gratis untuk 4.464 siswa SD dan 3.974 siswa SMP
Kesehatan: Sistem Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan lebih dari 273 ribu jiwa atau 99,21 persen penduduk Karimun.
Lingkungan Hidup: Penanganan sampah dan penanaman pohon.
Ketenagakerjaan: Pelaksanaan Job Fair.
Ekonomi Masyarakat: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Investasi dan Pariwisata: Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) dan optimalisasi potensi pariwisata.
Kawasan FTZ: Pembangunan infrastruktur pendukung menjadi prioritas.
Pengentasan Kemiskinan: Diharapkan menjadi lebih fokus.
Perhubungan: Optimalisasi retribusi parkir.
Pekerjaan Umum: Pembangunan jalan dan jembatan.

(ion)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *