Natuna, suaraserumpun.com – Warga Midai (Natuna) memberikan aplaus terhadap program sayembara berburu hama kelapa yang digelar Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN). Warga menilai, program sayembara yang digelar KPDN tersebut telah menyelamatkan ekonomi petani kelapa di Pulau Midai, Natuna. Karena sebelumnya, hasil panen kelapa turun drastis akibat serangan hama.
Dedy seorang petani kelapa di Midai mengatakan, sekitar 60 persen tanaman kelapa warga rusak akibat serangan hama. Kondisi itu membuat pendapatan petani menurun dan mengancam keberlangsungan ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah, sejak ada sayembara berburu hama dari KPDN, jumlah hama mulai berkurang. Mudah-mudahan produksi kelapa kami meningkat lagi, dan ekonomi petani bisa pulih,” kata Dedy, Sabtu (24/1/2026).
Pulau Midai merupakan salah satu sentra penghasil kelapa di Kabupaten Natuna. Mayoritas masyarakat menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa. Serangan hama yang masif sebelumnya membuat petani hampir mengalami gagal panen.
Hadi Candra Ketua Dewan Pembina KPDN mengatakan, sayembara berburu hama kelapa merupakan bentuk kepedulian KPDN terhadap penguatan ekonomi masyarakat kepulauan.
“Serangan hama kelapa sangat meresahkan petani dan berdampak pada penurunan produksi hingga 40 persen. Karena itu, kami (KPDN) mendorong partisipasi masyarakat melalui sayembara ini,” ujar Hadi Candra.
Dalam kegiatan sayembara berburu hama kelapa tersebut, KPDN memberikan hadiah Rp5 ribu untuk setiap hama kelapa, yang berhasil ditangkap. Program ini direncanakan berlanjut ke kecamatan lain guna menekan kerugian petani dan menjaga stabilitas produksi kelapa. (yen)
Editor: Sigik RS
