banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Sekda Bintan Ronny Kartika mengecek higienis dan standar gizi di dapur MBG SPPG Teluk Sebong, Kamis (8/1/2026) pagi. F- ist

Bupati Bintan Cek Higienis dan Standar Gizi di SPPG Teluk Sebong, Ini Hasilnya

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Sekda Bintan Ronny Kartika mengecek dapur MBG di SPPG Teluk Sebong, Kamis (8/1/2026). Di SPPG Teluk Sebong ini, Bupati Bintan mengecek higienis dan standar gizi yang disajikan pihak pengelola. Berikut ini hasilnya.

Dapur MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Teluk Sebong tersebut telah beroperasi sejak 8 Desember 2025 lalu. Tempatnya tepatnya bersebelahan langsung dengan kawasan wisata Danau Bintan Enau Desa Sri Bintan. Kedatangan orang nomor satu di Bintan ini bersamaan dengan aktivitas Dapur yang sedang dalam proses memasak dan pengemasan.

Mempekerjakan 37 orang warga lokal, aktivitas Dapur MBG ini dimulai sejak pukul 01.00 WIB untuk mempersiapkan 2.091 porsi makan bergizi yang didistribusikan ke 7 KB, PAUD dan TK, kemudian 8 SD/sederajat, 4 SMP/sederajat, dan 1 SMA. Waktu pendistribusian sendiri berkisar dari pukul 07.30 WIB s.d 08.30 WIB, disesuaikan dengan jam istirahat di masing-masing sekolah serta jarak tempuh.

Dalam peninjauan ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Sekda Bintan dan unsur FKPD Bintan menyisir setiap ruangan Dapur. Mulai dari ruang penyimpanan bahan pokok, ruang masak, ruang pengemasan hingga tempat pencucian. Tak lupa, ia juga memastikan saluran pembuangan sisa produksi atau limbah harus sesuai standar dan tidak mencemari lingkungan.

“Yang pertama, kita ingin lihat sejauh mana dapur ini siap untuk beroperasi dan memproduksi ribuan porsi makanan bergizi setiap hari. Ini bukan sekadar mengejar target jumlah porsinya, tapi kehigienisan, termasuk kandungan nilai gizi dalam setiap porsinya,” kata Roby Kurniawan.

Secara garis besar, Roby mengapresiasi pengelolaan Dapur MBG ini yang dinilainya sudah baik. Ia juga sempat berdialog dengan beberapa pekerja untuk mengetahui mekanisme yang dijalankan.

“Ini yang penting dipastikan ya, saat ditutup semua sudah benar-benar higienis. Tetap pakai standar waktu, karena jarak tempuhnya ini kan cukup jauh sampai ke Desa Pengudang dan Berakit. Manajemen waktu pendistribusiannya, tapi jangan sampai terburu-buru,” ungkap Roby saat berdialog dengan Kepala dan Ahli Gizi SPPG Teluk Sebong.

Terkait pemilihan menu, Roby berharap semuanya sebisa mungkin menyesuaikan dengan kegemaran para penerima manfaat. Ia meminta agar kesesuaian nilai gizi juga diimbangi dengan kreasi pilihan menu yang tetap membangkitkan nafsu makan para siswa.

“Hari ini ada ayam goreng bumbu, ada orek tempenya, ada buahnya, kan sudah bagus itu. Variasikan setiap hari, jadi anak-anak tidak mudah bosan. Menu sayur, buahnya, semua bervariasi tapi tetap indikator gizinya harus sesuai,” ujar Bupati Bintan.

Di wilayah Kecamatan Teluk Sebong akan berdiri dua dapur SPPG. Satu di lokasi saat ini yang mendistribusikan MBG ke 20 sekolah di Desa Sri Bintan, Desa Pengudang dan Desa Berakit. Sementara satu dapur lainnya sedang dalam tahap penyelesaian di daerah Mekar Sari, yang nantinya akan mengakomodir sekolah-sekolah di Kelurahan Kota Baru, Desa Ekang Anculai, Desa Sebong Lagoi dan Desa Sebong Pereh. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *