banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan menggelar audiensi bersama Satuan Tugas Pekerja Migran Ilegal (Satgas PMI) Bintan, Senin (17/11/2025) di Ruang Rapat Bawah Bapperida Bintan. .F-Diskominfo Bintan

Satgas PMI Audiensi dengan Bupati Bintan, Fokus pada Pencegahan Jalur Keberangkatan Ilegal

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan menggelar audiensi bersama Satuan Tugas Pekerja Migran Ilegal (Satgas PMI) Bintan, Senin (17/11/2025) di Ruang Rapat Bawah Bapperida Bintan. Pertemuan ini digelar untuk merespons meningkatnya kasus penempatan dan keberangkatan pekerja migran non-prosedural melalui sejumlah titik rawan di wilayah perbatasan.

Dalam pertemuan tersebut, Satgas PMI memaparkan kondisi terkini terkait maraknya aktivitas penampungan ilegal serta jalur tikus yang kerap dimanfaatkan oleh perekrut untuk mengirim PMI tanpa dokumen resmi. Situasi ini dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi mengancam keselamatan para calon pekerja migran.

Bupati Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Satgas PMI dalam menjaga keamanan wilayah Bintan dari praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Satgas PMI Bintan yang selama ini bekerja keras menjaga daerah kita dari kegiatan pengiriman PMI ilegal. Pemerintah Kabupaten Bintan sangat mendukung langkah-langkah Satgas, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan kasus,” ujar Roby.

Ia menegaskan bahwa persoalan PMI ilegal tidak bisa ditangani oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

“Penanganan PMI non-prosedural ini membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah, Satgas PMI, kepolisian, imigrasi, hingga para tokoh masyarakat harus berjalan seiring. Jika semua bergerak bersama, ruang para pelaku perekrutan ilegal akan semakin terbatas,” tegasnya.

Selain aspek penindakan, Bupati Roby menekankan pentingnya pendekatan edukatif untuk meningkatkan literasi hukum dan pemahaman masyarakat mengenai prosedur resmi bekerja ke luar negeri. Menurutnya, langkah pencegahan dini menjadi kunci meminimalkan risiko perdagangan orang dan eksploitasi terhadap warga.

“Kita harus memastikan masyarakat mendapat informasi benar tentang proses bekerja di luar negeri. Dengan literasi yang baik, risiko penipuan, pelecehan, dan tindakan berbahaya terhadap pekerja migran dapat ditekan,” sambung Roby.

Menutup audiensi, Bupati Bintan berharap sinergi yang terjalin dapat diperkuat secara berkelanjutan.

“Saya ingin pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih solid. Pemerintah siap mendukung penuh agar Satgas PMI dapat bekerja lebih optimal demi keselamatan dan masa depan masyarakat. Kita ingin Bintan aman, tertib, dan bebas dari aktivitas pengiriman PMI ilegal,” tutupnya.(yen)

Editor : Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *