Bintan, suaraserumpun.com – Pemkab Bintan dan DPRD Kabupaten Bintan (TAPD) masih mengotak-atik struktur APBD tahun anggaran 2026. Soalnya, dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk APBD Kabupaten Bintan pada tahun 2026, terjadi pengurangan mencapai Rp214 miliar.
“Iya benar, kami banyak rapat dan koordinasi membahas APBD 2026. Cukup besar pengurangan dana TKD (transfer pusat) untuk APBD Bintan, buat tahun 2026 nanti. Rp214 miliar pengurangannya,” sebut Ronny Kartika Sekda Bintan, Selasa (4/11/2025).
Penyusunan awal APBD Bintan tahun 2026, lanjut Ronny Kartika, belanja daerah diestimasikan Rp1,2 triliun.
“Jika kurangnya Rp214 miliar, tinggal lah sekitar Rp1 triliun saja untuk APBD 2026 (Bintan) nanti. Hingga sekarang, masih otak-atik APBD, belum tahu entah kapan pengesahannya,” sebut Sekda Bintan.
Saat ini, kata Ronny Kartika, TAPD Bintan kerja ekstra melakukan penyesuaian kegiatan dengan ketersediaan anggaran. Namun, Bupati Bintan akan tetap memprioritaskan program yang berkaitan langsung dengan sosial atau masyarakat. Seperti program bantuan seragam sekolah, tetap dengan jumlah dan item yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Begitu pula dengan layanan bus sekolah, tetap dipenuhi tanpa pengurangan.
“Termasuk perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan, tetap dianggarkan secara penuh. Begitu juga dengan BLT lansia, itu tetap dianggarkan secara penuh. Belanja lainnya, akan dilakukan penyesuaian, sambil menunggu kebijakan terbaru pusat, apakah ada sumber dana lain untuk menambah APBD 2026 Bintan nanti,” kata Ronny Kartika menambahkan. (yen)
Editor: Sigik RS
