Bintan, suaraserumpun.com – Pemkab Bintan melalui TP-PKK Bintan menyalurkan lagi bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada warga kurang mampu. Rabu (10/9/2025), bantuan Baznas diserahkan kepada warga penerima manfaat di Aula Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur. Bantuan tersebut berupa sembako, santunan anak yatim, serta bantuan untuk stunting.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus kebersamaan masyarakat Bintan. Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban dan memberi manfaat bagi penerimanya,” kata Ketua TP-PKK Kabupaten Bintan Hafizha Rahmadhani Putri.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Bintan menyalurkan 100 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu, santunan kepada 25 anak yatim, serta bantuan stunting kepada 33 penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga sekaligus mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bintan.
Hafizha Rahmadhani mengapresiasi kepada Baznas Kabupaten Bintan yang konsisten melaksanakan program sosial. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan.
“Acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata kepedulian kita terhadap sesama. Melalui kegiatan ini kita diajarkan untuk saling berbagi, saling menguatkan, dan menopang agar tidak ada satu pun saudara kita yang tertinggal dalam kehidupan,” ujar Hafizha.
Hafizha Rahmadhani mengatakan, santunan kepada anak yatim memiliki nilai yang sangat mulia, baik dari sisi agama maupun sosial. Anak yatim adalah amanah yang harus mendapat kasih sayang, perhatian, dan bantuan dari semua pihak.
“Memberikan perhatian kepada mereka adalah bentuk ibadah yang akan membuka pintu keberkahan dalam hidup kita,” tambahnya.
Selain itu, pemberian sembako bagi masyarakat kurang mampu menjadi langkah konkret dalam membantu meringankan beban ekonomi warga. Penyaluran bantuan stunting dianggap penting untuk memutus rantai permasalahan gizi kronis pada anak, sehingga generasi penerus Bintan dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.
Hafizha mengajak seluruh masyarakat Bintan untuk terus memperkuat budaya gotong-royong dan kepedulian sosial.
“Jangan biarkan ada anak yang kehilangan kasih sayang, jangan biarkan ada keluarga yang kehilangan harapan. Kekuatan kita sebagai bangsa terletak pada kepedulian terhadap sesama,” demikian Hafizha Rahmadhani. (yen)
Editor: Sigik RS
