Tanjungpinang, suaraserumpun.com – PS Batam mengalahkan Buana Citra Karimun secara dramatis, pada lanjutan kompetisi Piala Soeratin U17 PSSI Kepri tahun 2025 di Stadion Sri Tri Buana, Dompak, Tanjungpinang, Minggu (24/8/2025). Kekalahan Buana Citra Karimun membikin KCT FC Tanjungpinang di ambang juara Piala Soeratin U17 PSSI Kepri.
Minggu (24/8/2025), pertandingan lanjutan Piala Soeratin U17 PSSI Kepri mempertemukan KCT FC Tanjungpinang versus Bintan Muda FC, dan PS Batam vs Buana Citra Karimun. Sebelum bertanding, KCT FC mengoleksi nilai 6 poin dari 2 kali bertanding. Bintan Muda FC mengoleksi nilai 4 poin, dari 3 kali bertanding. PS Batam baru mengoleksi nilai 3 poin dari 2 kali bertanding. Pada pertandingan perdananya, PS Batam kalah melawan KCT FC. Sedangkan Buana Citra Karimun mengoleksi nilai 4 poin, dari 2 kali bertanding.
Pertandingan KCT FC versus Bintan Muda FC di Stadion Sri Tri Buana Dompak (Tanjungpinang) berakhir, dengan skor 3-0. Tiga gol kemenangan KCT FC diciptakan oleh Christian Cresvo Panjaitan di menit ke-18 babak pertama dan menit ke-44 babak kedua. Satu gol disumbangkan oleh Alpan Putra Sepa di menit ke-70.
Pada pertandingan selanjutnya, PS Batam menang secara dramatis melawan Buana Citra Karimun. Pada awalnya, pertandingan PS Batam vs Buana Citra Karimun berlangsung sengit. Dua tim saling berbalas serangan. Tempo pertandingan mulai memanas dan berjalan keras. Wasit Irfan harus mengeluarkan kartu merah kepada M Izzan Syafiq Tarigan pemain belakang PS Batam, setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Izzan diganjar kartu merah pada menit ke-26
Unggul jumlah pemain, serangan lebih didominasi Buana Citra Karimun. bahkan pada menit ke-33, Buana Citra Karimun berhasil menyarangkan gol ke gawang PS Batam. Gol Buana Citra Karimun tersebut diciptakan oleh pemain pengganti M Pratama Ardiansyah.
Memasuki babak kedua, PS Batam mengubah strategi serangan. Meski kalah dalam jumlah pemain, PS Batam justru lebih dominan melakukan serangan. Gol penyeimbang pun terjadi di menit ke-49 lewat tendangan Ziven Zambrotta Rochman. Skor berubaha menjadi 1-1.
Harapan Buana Citra Karimun menambah poin pada klasemen sementara Piala Soeratin U1 PSSI Kepri 2025, justru hilang. Pada menit ke-67, Azzuan Mirfa pemain sayap kiri PS Batam menambah keunggulan. Tendangan mendatar Azzuan saat memanfaatkan kemelut di depan gawang, mengubah kedudukan menjadi 1-2 untuk keunggulan PS Batam. Sampai pertandingan Buana Citra Karimun vs PS Batam berakhir, skor 1-2 tak berubah.
Dengan demikian, KCT FC Tanjungpinang masih bercokol di puncak klasemen sementara Piala Soeratin U17 PSSI Kepri, dengan nilai 9 poin (9), dari 3 kali bertanding. PS Batam berada di posisi kedua, dengan nilai 6 poin (2) dari 3 kali bertanding. Buana Citra Karimun berada di posisi ketiga dengan nilai 4 poin (1) dari 3 kali bertanding. Bintan Muda FC berada di posisi keempat dengan nilai 4 poin (-1) dari 4 kali bertanding. Di papan bawah ada PSTS Tanjungpinang tanpa poin dengan kebobolan 11 gol, dari 3 kali bertanding.
Pada pertandingan terakhir, KCT FC akan berhadapan dengan Buana Citra Karimun. Sedangkan PS Batam melawan Bintan Muda FC. KCT FC Tanjungpinang hanya memerlukan hasil imbang, untuk meraih nilai 10 poin sekaligus menjuarai Piala Soeratin U1 PSSI Kepri. Buana Citra Karimun dengan nilai 4 poin (terpaut 5 poin), tak memiliki peluang juara, meski menang menghadapi KCT FC di laga terakhir, Selasa (26/8/2025) pagi nanti.

PS Batam di posisi kedua, memiliki peluang sangat tipis untuk menjuarai Piala Soeratin U17 PSSI Kepri. PS Batam memerlukan keajaiban, untuk menjuarai Piala Soeratin U17 PSSI Kepri tahun 2025 ini. PS Batam harus menang telak minimal 8 gol saat menghadapi PSTS Tanjungpinang nanti, dengan catatan KCT FC kalah saat bertanding melawan Buana Citra Karimun. Itu pun kalau bisa.
“Piala Soeratin U17 PSSI Kepri menyisakan sekali pertandingan lagi. Dari klasemen sementara saat ini, KCT FC berada di ambang juara Piala Soeratin U17 PSSI Kepri. Tim yang juara akan mewakili Kepri ke putaran nasional di awal September 2025 nanti,” sebut Edi Sutikno GC Piala Soeratin PSSI Kepri. (yen)
Editor: Sigik RS
