KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Dua mayat wanita yang membusuk dan sempat telantar di parkir RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri, akhirnya ditangani tim medis setelah pukul 07.00 WIB, Kamis (22/7/2021). Ternyata, dua mayat wanita ini ibu dan anak, serta merupakan warga Tanjungpinang.
“Baru jam 07.00 lewat tadi pagi, dua mayat wanita itu ditangani tim medis. Padahal, kami membawanya Rabu (21/7/2021) tengah malam,” kata Arief Sumarsono, Camat Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, saat memberikan keterangan kepada suaraserumpun.com, Kamis (22/7/2021) pagi.
Sebelumnya, masyarakat Gunung Kijang dihebohkan dengan penemuan dua orang mayat wanita dalam satu rumah di Kampung Dalam, Desa Malang Rapat, Rabu (21/7/2021) sore. Dua mayat wanita ini diketahui atas nama Yulia Agustina (54) dan Yusniar (70). Dua mayat wanita ini ditemukan di satu rumah di Kampung Teluk Dalam, RT01/RW03, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.
Jenazah dua wanita ini pertama sekali ditemukan oleh Haris, sekitar pukul 16.50 WIB, Rabu (21/7/2021) sore. Haris merupakan tetangga dari rumah tempat dua korban ditemukan tersebut. Pada saat ditemukan, Haris kaget melihat dua orang wanita sudah meninggal. Haris pun langsung menghubungi aparatur desa setempat dan Polsek Gunung Kijang.
Atas laporan tersebut, jajaran Polsek Gunung Kijang langsung menuju lokasi. Di dalam rumah, dua mayat wanita ditemukan dalam kondisi mengeluarkan bau tak sedap (membusuk).
Dari penemuan dua mayat wanita tersebut, Kapolsek Gunung Iptu Melki Sihombing SH berkoordinasi dengan dengan Camat Gunung Kijang, Arief Sumarsono. Pihak kepolisian dan pemerintah Kecamatan Gunung Kijang, mengevakuasi dua mayat wanita ke RSUD RAT Provinsi Kepri di Km 8 Atas, Kota Tanjungpinang.
Namun, saat tiba di RSUP RAT Provinsi Kepri, pihak medis tak kunjung menangani dua mayat tersebut. Kapolsek Gunung Kijang dan Camat Gunung Kijang, masih menunggu penanganan dari tim medis hingga, Kamis (22/7/2021) dini hari.
Menurut Arief Sumarsono, dua mayat wanita itu tak kunjung ditangani oleh tim medis. Mayat tetap berada di dalam mobil ambulans, sambil menunggu tim medis. Mayat tersebut tidak ditangani dengan alasan, tim medis bidang porensik tak ada.
“Dari KTP korban yang kami temukan, Yulia Agustina ini kelahiran Jakarta. Tapi tinggal mereka di Perumahan Bintan Permai, Blok C3, RT002/RW006, Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang,” ungkap Arief.
“Korban ini kabarnya ibu dan anak, sudah diketahui pihak keluarganya. Tapi sampai sekarang, belum diketahui penyebab kematiannya. Kalau dari perkiraan kepolisian, mungkin sekitar lima hari meninggalnya, baru ditemukan,” kata Arief menambahkan. (SS)
