banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan mengecek fasilitas Pelabuhan Selat Lampa, belum lama ini. Pelabuhan Selat Lampa Natuna disetujui Kemenhub RI menjadi pelabuhan ekspor impor. F- ist

Usulan Cen Sui Lan Terkabul, Kemenhub Menyetujui Selat Lampa Natuna Jadi Pelabuhan Ekspor Impor

Komentar
X
Bagikan

Jakarta, suaraserumpun.com – Usulan Bupati Natuna Cen Sui Lan ke Kementerian Perhubungan RI, untuk penetapan pelabuhan ekspor impor di Natuna, terkabul. Kemenhub RI menyetujui Pelabuhan Selat Lampa Natuna menjadi pelabuhan ekspor dan impor.

Persetujuan tersebut dituangkan dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI nomor AL.301/II/14/DP-25 tertanggal 1 Juli 2025. Surat tersebut mengenai tanggapan terhadap konfirmasi izin ekspor dan impor di Pelabuhan Selat Lampa Kabupaten Natuna. Surat tersebut ditujukan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau.

“Iya, kita sudah terima surat itu. Intinya, Pelabuhan Selat Lampa Kabupaten Natuna disetujui menjadi pelabuhan ekspor impor di Natuna. Usulan kita sebelumnya, terkabul. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Baik Pemkab Natuna maupun dorongan dari Pemprov Kepri serta pemerintah pusat,” ujar Cen Sui Lan Bupati Natuna, Rabu (2/7/2025).

Setelah menerima Surat Persetujuan dari Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub RI tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan langsung berkoordinasi dengan Muh Anto Julianto selaku Direktur Kepelabuhan Ditjen Hubla Kemenhub RI. Guna memastikan pelabuhan Selat Lampa sebagai pelabuhan pintu untuk ekspor dan impor ke pelabuhan laut internasional negara tetangga China, Thailand, dan Vietnam.

“Silakan dioperasionalkan dengan menyiapkan CIQ (Custom-Beacukai, Imigration-Imigrasi, Carantina-Karantina). Tentu Syahbandar sebagai Otoritas Pelabuhannya. Begitu pernyataan Pak Muh Anto Julianto selaku Direktur Kepelabuhan Ditjen Hubla Kemenhub RI kepada saya,” ucap Cen Sui Lan usai berkomunikasi langsung dengan Muh Anto Julianto.

Pada saat coffee morning, Rabu (2/7/2025) pagi tadi, Bupati Natuna Cen Sui Lan pun menyatakan, dengan Kementerian Perhubungan RI sudah menyetujui Pelabuhan Selat Lampa sebagai pelabuhan ekspor dan impor di Natuna, ini merupakan langkah besar bagi Natuna ke depannya.

Dengan status baru ini, komoditas unggulan Natuna seperti ikan, hasil laut dan pertanian tak perlu lagi mampir ke Batam. Petani dan nelayan bisa menjual langsung ke pasar internasional dengan harga jauh lebih kompetitif.

“Dulu, cabe (cabai) kita anjlok harganya saat panen, karena tak ada jalur keluar. Sekarang, peluang terbuka lebar,” ujar Cen Sui Lan.

“Status baru Pelabuhan Selat Lampa ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan logistik antarwilayah. Ini bukan sekadar pelabuhan. Ini pintu gerbang masa depan Natuna,” demikian Cen Sui Lan Bupati Natuna. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *