banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan piala bergilir juara umum STQH ke-XI tingkat Provinsi Kepri kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad. F- diskominfo kepri

Batam Juara Umum STQH Ke-XI Kepri di Tanjungpinang, Amsakar Achmad Bawa Piala Ansar Ahmad

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Kafilah Kota Batam tampil sebagai juara umum pada penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-XI Provinsi Kepri tahun 2025 di Tanjungpinang. Penutupan sekaligus pengumuman para pemenang lomba STQH tingkat Provinsi Kepri tersebut dilaksanakan, Rabu (25/6/2025) malam tadi. Amsakar Achmad membawa piala bergilir Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari di Tanjungpinang ini ditutup secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad pada Rabu (25/6) malam di Gedung Daerah Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Ketua Umum LPTQ Kepri yang juga Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan piala bergilir kepada Kota Batam yang kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum. Piala tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad.

Kota Batam mencatatkan perolehan 161 poin, menjadikannya juara umum dalam kompetisi yang melombakan 4 cabang dan 11 golongan dengan diikuti oleh 181 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kepri. Peringkat berikutnya diraih oleh Tanjungpinang (71 poin), Karimun (59), Bintan (54), Lingga (53), Anambas (38), dan Natuna (26). Hasil ini merupakan cerminan dari semangat dan kualitas seluruh kafilah yang telah melalui proses seleksi ketat di daerah masing-masing.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan STQH XI, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, panitia LPTQ, dewan hakim, para peserta dan pendamping, hingga mitra pendukung seperti Bank Indonesia Perwakilan Kepri yang turut menghadirkan pameran pembangunan dan produk-produk UMKM masyarakat.

“Terima kasih atas kerja keras semua pihak. STQH ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari syiar dan ikhtiar kita bersama membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadist di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih juara. Namun ia menegaskan, bahwa keberhasilan sejati adalah semangat terus belajar dan mengamalkan ajaran Alquran.

“Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Kalian semua adalah yang terbaik, karena telah mewakili daerah masing-masing. Kesempatan masih terbuka, mari terus tingkatkan semangat mengaji dan mendalami ilmu agama,” imbuhnya.

Para pemenang STQH XI ini akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili Kepri dalam STQH Nasional yang akan berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pembinaan akan terus dilakukan secara intensif agar Kepri bisa kembali mengukir prestasi di level nasional seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Umum LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan STQH berjalan aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Setiap malam lokasi acara dipadati pengunjung yang datang untuk menyaksikan penampilan para qari dan qariah, grup kasidah, serta mencicipi aneka kuliner dari stand-stand pameran kabupaten/kota.

“Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar. Tentu masih ada kekurangan yang akan kami evaluasi. Tapi kebersamaan dan semangat seluruh pihak adalah kekuatan utama kita,” kata Nyanyang.

Sebagai penutup yang berkesan, acara penutupan STQH XI turut dimeriahkan oleh penampilan istimewa dari Opick, musisi religi nasional yang membawakan lagu-lagu bertema kedamaian dalam balutan syair Islami. Kehadiran Opick menambah semarak suasana dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *