Bintan, suaraserumpun.com – Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan berada pada zona merah (berbahaya) terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Pemkab Bintan melalui Dispora melaksanakan roadshow anti narkoba buat pelajar SMA Negeri 1 Tambelan, Senin (16/6/2025).
Roadshow anti narkoba ini dilaksanakan atas kerja sama BNN Provinsi Kepri, Satres Narkoba Polres Bintan dan Sat Intel Kejari Bintan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan. Dihadiri Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti, Danlanal Bintan Kolonel Laut Dr Eko Agus Susanto, Sekda Bintan Ronny Kartika, Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, Kadispora Bintan Alfeni Harmi, Kadis Kominfo Didi Kurniadi, dan Kepsek serta majelis guru SMAN 1 Tambelan.
Kadispora Bintan Alfeni Harmi menyampaikan, kegiatan roadshow sosialisasi anti narkoba bagi pelajar di Tambelan ini merupakan yang terakhir pada tahun anggaran 2025. Sebelumnya dilaksanakan di SMA kecamatan lainnya.
“Roadshow di SMA Tambelan ini memang rekomendasi oleh BNN Kepri. Karena masuk dalam zona berbahaya. Karena sebelumnya ada beberapa kasus penangkapan narkotika,” ujar Alfeni Harmi.
Kegiatan roadshow anti narkoba ini, lanjut Alfeni Harmi, sebagai upaya Pemkab Bintan dalam mencegah penyalahgunaan pada generasi muda, khususnya di kalangan pelajar dan pemuda.
“Selain 150 pelajar, peserta juga berasal dari kalangan pemuda dan perwakilan organisasi kepemudaan,” sebut Alfeni Harmi.
Kepsek SMA Negeri 1 Tambelan Iwan Muttaqin berterima kasih kepada Bupati Bintan dan pihak-pihak terkait yang telah melaksanakan kegiatan ini.
“Tambelan zona merah dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan kegiatan ini, kami berterima kasih. Semoga anak-anak Tambelan menjauhi narkoba,” ujarnya.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menjelaskan tentang bahaya narkoba bagi generasi muda, khususnya bagi pelajar.
“Narkoba itu merusak mental dan masa depan generasi muda,” tegas Roby Kurniawan.
Roby Kurniawan menyebutkan, anak-anak atau pelajar Bintan merupakan generasi yang hebat. Pelajar merupakan agen-agen anti narkoba. Dengan cara menyampaikan bahaya narkoba kepada teman sebaya dan lingkungan sosial. Justru itu, Dispora Bintan nantinya akan melakukan pemilihan duta anti narkoba.
“Mari jadi pelajar anti narkoba, dan menjadi generasi yang pintar. Lanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Anak yang pintar kita sediakan beasiswa untuk mahasiswa. Program ini kita jalankan setiap tahun,” demikian disampaikan Roby Kurniawan. (yen)
Editor: Sigik RS
