banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjadi khatib salat Iduladha 1446 hijriah di Masjid Al-Furqon di Jalan Pemuda, Tanjungpinang, Jumat (6/6/2025). F- diskominfo kepri

Batal di Pamedan, Gubernur Kepri Jadi Khatib Salat Iduladha di Masjid Al-Furqon

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad batal menunaikan salat Iduladha 1446 hijriah di lapangan Pamedan Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Jumat (6/6/2025) karena hujan. Ansar Ahmad dan masyarakat pindah tempat dan melaksanakan salat Iduladha di Masjid Al-Furqon, Jalan Pemuda, tanpa mengurangi kekhidmatan ibadah. Ansar Ahmad tetap menjadi khatib dalam melaksanakan salat Iduladha di Masjid Al-Furqon tersebut.

Sementara, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Baitul Makmur, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Usai salat, Wagub Kepri menyerahkan hewan kurban dari Presiden RI dan Pemprov Kepri kepada masyarakat setempat.

Dalam khutbahnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengajak umat Islam merefleksikan makna terdalam dari pengorbanan, keikhlasan, dan ketundukan kepada Sang Khalik.

“Keagungan hari ini ditandai dengan bergemanya takbir, tahmid, dan tahlil yang menggetarkan hati-hati yang suci, menyeru kepada pengakuan bahwa kita hanyalah hamba-Nya yang lemah, penuh noda dan dosa,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri menerangkan, Hari Raya Iduladha bukan semata seremoni keagamaan, namun momentum menanamkan kembali kesadaran eksistensi diri sebagai hamba Allah.

“Hari ini adalah puncak pengabdian umat kepada Allah SWT. Sebagaimana saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji, mereka tinggalkan segala kemewahan dunia untuk total berserah diri,” ujar Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri menegaskan, ibadah kurban sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial. Menurutnya, kurban bukan hanya ritual, tetapi simbol pengorbanan atas ego, jabatan, kekayaan, bahkan kesombongan diri, agar lahir pribadi yang bersih dan ikhlas.

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayahnya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik ,” terang Ansar Ahmad, mengutip Alquran dalam surat Al-Hajj ayat 37.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menceritakan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Siti Hajar. Ia menyampaikan tentang keteladanan ketiganya dalam membangun karakter umat, khususnya generasi muda.

“Ismail muda yang patuh kepada perintah Allah dan baktinya kepada orang tua menjadi cermin bagi remaja kita hari ini agar lahir Ismail-Ismail baru yang siap membangun masa depan bangsa dengan akhlak dan iman,” tuturnya.

Melalui momentum Iduladha ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap kepada seluruh umat Islam di Kepri agar menjadikan semangat pengorbanan sebagai kekuatan moral dan spiritual dalam membangun daerah.

“Marilah kita jadikan semangat Iduladha untuk memperkuat ketakwaan, mempererat ukhuwah, dan membangun optimisme di tengah tantangan zaman. Semoga nilai-nilai pengorbanan hari ini menjadi pondasi menuju Kepri yang religius, maju, dan sejahtera,” tutup Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *