banner 728x90
Personel Polsek Bintan Timur jajaran Polres Bintan bersama pihak PLN dan warga mengevakuasi jenazah perempuan pedagang kue jajanan usai tersetrum listrik di Perumahan Sei Lekop BIntan TImur, Kabupaten Bintan, Senin (18/11/2024). F- humas polres bintan

Tersetrum, Begini Nasib Perempuan Pedagang Kue Jajanan di Perumahan Sei Lekop Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Seorang perempuan S berusia 34 tahun hidupnya sehari-hari berdagang kua jajanan. Sekali-sekali, dia bekerja sebagai nelayan. Senin (18/11/2024), perempuan pedagang kue jajanan yang tinggal di Perumahan Sei Lekop Bintan Timur, Kabupaten Bintan ini diduga tersetrum listrik, saat memperbaiki mesin pompa air. Nasibnya meninggal dunia.

Korban meninggal dunia diduga karena tersetrum arus listrik saat memperbaiki mesin air. Setelah mendapat laporan warga, petugas kepolisian kemudian menghubungi pihak PLN Kijang, untuk datang ke TKP. Guna memastikan tidak ada arus listrik yang membahayakan pada saat petugas melakukan olah TKP.

Mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, Kasi Humas Polres Bintan Iptu Prasojo menjelaskan, setelah pihak PLN melakukan pengecekan arus listrik di rumah korban, ditemukan didekat korban ada sebilah pisau, gunting, isolasi dan kabel. Tepatnya di sekitar mesin pompa air. Kabel dalam keadaan terbuka.

“Hal itu menguatkan dugaan, korban meninggal karena tersengat (tersetrum) arus listrik saat memperbaiki mesin air,” kata Iptu Prasojo saat memberikan keterangan resmi.

Selanjutnya, kata Iptu Prasojo, dilakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bintan, Unit Reskrim Polsek Bintan Timur, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Lekop. Dan korban dibawa ke RSUD Kijang untuk dilakukan VER.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ditemukan luka bakar pada telapak tangan kiri korban. Diduga tangan kiri tersebutlah yang memegang arus listrik,” ujar Kasi Humas Polres Bintan.

Korban pertama kali dijumpai sudah tergeletak belakang rumah pasanya di sumur di dekat mesin air oleh temannya, sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban dan temannya tersebut, biasanya setiap pagi hari bersama-sama pergi menjual kue jajanan di Kijang. Korban di rumah saat itu hanya seorang diri. Korban juga diinformasikan oleh tetangga, bekerja sebagai nelayan dan tidak mempunyai anak,” tutup Kasi Humas Polres Bintan Iptu Prasojo. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *