Batam, suaraserumpun.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan membangun empat unit sekolah baru (USB) di Kota Batam, pada tahun anggaran 2023 ini. Pembangunan 2 SMA, 1 SMK, dan 1 SLB tersebut menggunakan dana APBD sebesar Rp9,5 miliar.
Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menyebutkan hal tersebut, usai melaksanakan safari Ramadan di Masjid Jami’ Baloi Center, Batam, Minggu (26/3/2023). Ansar Ahmad menjelaskan, pembangunan empat sekolah baru ini merupakan upaya untuk memecahkan persoalan saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Batam, yang selalu terjadi setiap tahunnya.
“Setiap tahun masalah PPDB di Kota Batam selalu mencuat. Jadi program pembangunan unit sekolah baru di tahun 2023 ini, merupakan salah satu langkah yang digesa kita. Ini juga merupakan bentuk kesungguhan perhatian Pemprov Kepri terhadap dunia pendidikan di Kota Batam,” ujar Ansar Ahmad Gubernur Kepri.
Selain pembangunan empat unit sekolah baru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, di Batam, juga akan dibarengi dengan adanya penambahan Ruang Kelas Baru (RKB), ruang laboratorium, ruang guru, ruang OSIS dan sarana penunjang pembelajaran yang lain.
“Sementara itu, di tahun anggaran 2022 lalu, Pemprov Kepri juga telah selesai membangun sebanyak 116 RKB di Kota Batam, yang juga dibarengi dengan pembangunan ruang praktek siswa (RPS), ruang laboratorium biologi, fisika, kimia dan ruang OSIS,” paparnya.
Gubernur menjelaskan program pembangunan sekolah ini bersamaan dengan program-program lain yang sedang digesanya di Kota Batam pada tahun 2023 ini.
“Selain pembangunan sarana prasarana, serta konektivitas, pembangunan unit sekolah baru juga kita gesa karena sudah urgent itu,” tutup Ansar Ahmad.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung menjelaskan, pembangunan empay unit sekolah baru di Batam itu antara lain SMAN 29 Batam, dengan pagu anggaran Rp2,25 miliar. Dan SMAN 30 Batam dengan pagu anggaran yang sama, Rp2,25 miliar. Kemudian SMKN 10 Batam dengan pagu Rp3 miliar. Serta SLBN 2 Batam dengan pagu Rp2 miliar.
“Kesemuanya kita bangun melalui dana APBD tahun anggaran 2023. Total pagu anggarannya Rp9,5 miliar,” demikian Andi Agung. (yen)
Editor: Wahyu
