Bintan, suaraserumpun.com – Kawasan persawahan irigasi Bintan Buyu menjadi percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan. Tak hanya pengembangan persawahan. Daerah irigasi Bintan Buyu ini juga menjadi area pengembangan perikanan air tawar.
Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan terus dilakukan di Kabupaten Bintan. Di antaranya melalui kegiatan tanam bersama dan penaburan benih ikan air tawar, dalam rangka Pilot Project Pengembangan dan Pengelolaan Daerah Irigasi Bintan Buyu, Selasa (19/5/2026). Persawahan daerah irigasi Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan ini sebagai kawasan percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Kegiatan yang dipimpin Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam tersebut bertujuan mewujudkan swasembada pangan sekaligus membangun kawasan percontohan pertanian berkelanjutan terpadu di wilayah kepulauan.
Program tersebut juga difokuskan pada optimalisasi infrastruktur irigasi untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian. Peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi dan varietas unggul padi. Pengembangan sistem pertanian terpadu mina padi. Pemberdayaan kelompok tani dalam pengelolaan irigasi partisipatif. Serta menjadikan daerah irigasi Bintan Buyu sebagai model pengembangan pertanian yang dapat direplikasi di daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau.
Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika menyampaikan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bintan.
“Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, petani dan seluruh stakeholder dalam membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya padi, tetapi juga harapan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ronny Kartika.
Pilot project pengembangan irigasi Bintan Buyu tersebut diharapkan mampu menjadi kawasan percontohan pertanian modern yang didukung pengelolaan irigasi lebih baik. Penggunaan bibit unggul serta penerapan teknologi pertanian tepat guna.
Selain meningkatkan hasil produksi pertanian, program tersebut juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang dinilai memiliki potensi besar di masa depan.
Pemkab Bintan menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Serta berharap pengembangan kawasan irigasi Bintan Buyu dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
“Melalui sinergi dan semangat gotong royong, kita optimis sektor pertanian di Kabupaten Bintan akan terus berkembang. Dan menjadi salah satu penopang kesejahteraan masyarakat,” tutup Sekda Bintan Ronny Kartika. (yen)
Editor: Sigik RS
