banner 728x90
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melakukan studi ke perkebunan melon dengan media hidroponik milik Deane Jaya Hidrofarm di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. F- diskominfo tanjungpinang

Lis Darmansyah Cakap Pertanian Hidroponik Peluang Usaha Sekaligus Mendukung Ketahanan Pangan

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melakukan studi ke perkebunan melon dengan menggunakan media pertanian hidroponik Deane Jaya Hidrofarm, di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026) kemarin. Lis Darmansyah cakap pertanian hidroponik menjadi peluang usaha sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Perkebunan melon secara hidroponik di Deane Jaya Hidrofarm, di Kabupaten Cilacap tersebut dikembangkan di dalam greenhouse, yang menggunakan atap plastik UV dan dinding insect net untuk menjaga kestabilan suhu, cahaya, serta kelembapan tanaman. Sistem hidroponik yang diterapkan juga memungkinkan penyaluran air dan nutrisi menjadi lebih efisien sehingga pertumbuhan tanaman lebih cepat, terukur dan menghasilkan buah dengan kualitas yang seragam.

Selain itu, metode tanpa tanah ini dinilai mampu meminimalkan risiko hama dan penyakit tanaman. Pemupukan dan nutrisi yang digunakan pun merupakan racikan alami yang dikembangkan sendiri guna menjaga kualitas tanaman dan menghasilkan melon kualitas premium.

Dalam kesempatan itu, Lis Darmansyah meninjau langsung proses budi daya melon hidroponik mulai dari sistem penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen. Menurutnya, teknologi pertanian modern yang diterapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan produk pertanian berkualitas.

Lis menilai, pengelolaan pertanian hidroponik ini memiliki prospek besar untuk dikembangkan.

“Pertanian hidroponik seperti ini menjadi salah satu solusi pertanian modern yang efisien dan menjanjikan karena dalam jangka waktu 70 hingga 75 hari sudah dapat di panen,” cakapnya.

Selain itu, pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi dapat menjadi peluang baru dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang usaha masyarakat.

“Kita ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan pertanian modern ini berjalan, sehingga nantinya bisa menjadi referensi untuk pengembangan di Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Lis berharap inovasi pertanian hidroponik ini juga dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Pertanian saat ini harus mampu mengikuti perkembangan zaman, sehingga lebih menarik, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang baik,” harapnya.

Pemilik Deane Jaya Hidrofarm, Bowo Setiono menyambut baik kunjungan Pemko Tanjungpinang sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pertanian modern.

“Semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan informasi terkait budidaya melon hidroponik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sistem hidroponik yang diterapkan ini mampu menghasilkan melon dengan kualitas yang baik melalui pengelolaan nutrisi dan perawatan yang terukur.

“Kami berupaya menjaga kualitas tanaman mulai dari proses pembibitan hingga panen agar hasil yang diperoleh maksimal,” jelasnya.

Melalui kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengembangkan sektor pertanian modern berbasis hidroponik, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *