banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan melepas kepergian almarhum Daeng Rusnadi menuju pemakaman Taman Bahagia Ranai, Jumat (1/5/2026) siang. F- ist

Daeng Rusnadi Berpulang ke Rahmatullah, Cen Sui Lan: Almarhum Memberikan Pengabdian Nyata bagi Kemajuan Natuna

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Daeng Rusnadi tokoh pemenangan Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik pada Pilkada 2024, telah berpulang ke Rahmatullah, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 00.35 WIB di RSUD Natuna. Pria kelahiran 23 Maret 1960 (66 tahun) ini merupakan sosok yang telah memberikan pengabdian nyata bagi kemajuan Kabupaten Natuna, daerah perbatasan NKRI di bagian utara.

Bupati Natuna turut melepas kepergian Daeng Rusnadi Bupati Natuna periode 2006-2009, dari kediaman almarhum menuju pemakaman Taman Bahagia, Ranai, Bunguran Timur, Natuna. Bahkan, Cen Sui Lan pun turut mengikuti prosesi pemakaman almarhum Daeng Rusnadi si tokoh pemenang Pilkada buat pasangan Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik tersebut, hingga selesai.

Kepergian Bupati Natuna periode 2006-2009 almarhum Daeng Rusnadi, tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Natuna, tetapi juga menjadi kehilangan bagi bangsa. Sosok pemimpin daerah yang dikenal berdedikasi ini dikenang atas kontribusinya dalam membangun wilayah perbatasan Indonesia.

Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam sambutannya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.

“Almarhum (Daeng Rusnadi) merupakan salah satu putra terbaik daerah yang telah memberikan pengabdian nyata bagi kemajuan Natuna. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Natuna, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum adalah sosok pemimpin yang telah mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Cen Sui Lan saat memberikan sambutan saat pelepasan di kediaman almarhum Daeng Rusnadi.

Menurutnya, semasa menjabat sebagai Bupati Natuna, almarhum telah menorehkan berbagai langkah penting dalam pembangunan daerah. Khususnya dalam memperkuat fondasi kemajuan wilayah perbatasan yang strategis bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepergian almarhum, lanjutnya, menjadi kehilangan besar yang dirasakan tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat. Meski demikian, Cen Sui Lan mengajak semua pihak untuk menerima dengan ikhlas sebagai ketetapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya.

Cen Sui Lan juga menyampaikan doa dan harapan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ia menekankan bahwa kenangan dan jasa almarhum akan selalu hidup dalam perjalanan pembangunan Natuna.

Di akhir penyampaiannya, Cen Sui Lan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum, seraya berharap pengabdian yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Kepergian Daeng Rusnadi menjadi pengingat bahwa dedikasi seorang pemimpin akan selalu dikenang. Jejak pengabdian yang ditinggalkan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah sekaligus kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Prosesi Pemakaman Almarhum Daeng Rusnadi
Ratusan pelayat dari kalangan pejabat pemerintahan dan warga Natuna memadati prosesi pemakaman Daeng Rusnadi di komplek Pemakaman Taman Bahagia, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (1/5/2026) siang tadi.

Bupati Natuna Cen Sui Lan dan para pelayat lainnya dengan wajah yang mencerminkan rasa kehilangan berduyun-duyun ke Pemakaman Taman Bahagia Ranai. Meski di bawah panasnya terik matahari. Mereka mengantarkan mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi ke tempat peristirihatan terakhir.

Hadir pada acara itu Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna, Jarmin dan sejumlah pejabat pemerintahan lainnya serta sejumlah Anggota DPRD Natuna. Selain itu, turut hadir mantan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda dan sejumlah mantan pejabat lainnya serta ratusan warga.

Proses pemakaman almarhum Daeng Rusnadi berlangsung haru dan khidmat. Mantan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti istri Almarhum Daeng Rusnadi tampak setia dan kuat mengantarkan almarhum suaminya ke tempat pemakaman, hingga akhir acara. Begitu juga anak-anaknya yang salah satunya Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah tampak sedih namun tetap tegar menerima musibah yang dihadapinya.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menabur bunga pada prosesi pemakaman almarhum Daeng Rusnadi di TPU Taman Bahagia Ranai, Jumat (1/5/2026) siang. F- ist

Daeng Rusnadi merupakan Politikus Golkar yang memiliki pengaruh kuat di Natuna. Almarhum Daeng Rusnadi memulai jabatan politiknya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Natuna periode 1999-2004. Kemudian menjabat Bupati Natuna pada tahun 2006-2009.

Selain kiprahnya di dunia politik, Daeng Rusnadi juga dikenal sebagai tokoh masyarakat yang dekat dengan warga. Bahkan, semasa hidupnya, Daeng Rusnadi turut mengantarkan Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Natuna periode 2025-2030, pada Pilkada 2024 lalu.

“Almarhum telah memberikan pengabdian nyata bagi kemajuan Natuna hingga saat ini,” tutup Bupati Natuna Cen Sui Lan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *