banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyalami jemaah calon haji (JCH) pada saat pelepasan Kloter Pertama Embakarsi Batam dari Asrama Haji Batam, Rabu (22/4/2026). F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Melepas JCH Kloter Pertama Embarkasi Batam, Ansar Ahmad: Perhatikan Jemaah Lansia

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad melepas jemaah calon haji (JCH) kloter pertama Embarkasi Batam tahun 1447 H/2026 M di Aula Arafah II Asrama Haji Kota Batam, Rabu (22/4/2026). Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta petugas memperhatikan kondisi jemaah, terutama jemaah lanjut usia (lansia).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang sangat penting dan menjadi impian setiap Muslim, termasuk masyarakat Kepulauan Riau. Ia mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat Kepri untuk menunaikan ibadah haji.

“Ibadah haji adalah perjalanan rohani yang luar biasa. Ini adalah kebanggaan bagi kami melihat antusiasme masyarakat Kepri yang begitu besar untuk menunaikan rukun Islam kelima ini,” ujar Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyoroti kondisi jemaah yang sebagian besar telah memenuhi syarat kesehatan (istithaah). Namun terdapat pula jemaah lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus dari petugas.

“Tantangan kita tahun ini cukup besar, mulai dari cuaca ekstrem di Arab Saudi hingga kondisi fisik jemaah selama perjalanan panjang. Saya minta seluruh jemaah saling menjaga, peduli, dan tidak ragu meminta bantuan petugas,” pesannya.

Sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Batam, Ansar Ahmad memastikan seluruh panitia, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan petugas haji telah bekerja maksimal demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Gubernur Kepri menegaskan, komitmen pemerintah melalui Kementerian Agama dan PPIH dalam menghadirkan program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.

Layanan One Stop Service di Embarkasi Batam telah dioptimalkan untuk mempercepat proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi paspor dan living cost, sehingga jemaah dapat beristirahat dengan cukup sebelum keberangkatan.

“Tidak ada satu pun tamu Allah yang boleh kita layani dengan setengah hati. Jemaah lansia menjadi prioritas dalam setiap tahapan pelayanan,” tegasnya.

Selain itu, berbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kendala, termasuk keterlambatan penerbangan. tim petugas kloter, baik pembimbing ibadah maupun tenaga medis, dipastikan akan mendampingi jemaah selama 24 jam.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan agar seluruh jemaah fokus beribadah, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.

“Panjatkan doa terbaik, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk bangsa Indonesia dan Provinsi Kepulauan Riau. Semoga seluruh jemaah kembali dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya.

Kloter pertama Embarkasi Batam yang dilepas Gubernur berasal dari Provinsi Kepulauan Riau. Adapun rincian jemaah kloter pertama berasal dari Kabupaten Lingga sebanyak 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 145 orang, serta didampingi empat orang petugas.

Embarkasi Batam menjadi titik kumpul strategis bagi calon jemaah haji dari berbagai provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi. Tahun ini, jumlah calon jemaah haji Indonesia mencapai sekitar 221.000 orang, dengan total jemaah dari Embarkasi Batam sebanyak 10.945 orang yang terbagi dalam 25 kloter dan diberangkatkan menggunakan maskapai Saudia Airlines menuju Tanah Suci Makkah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umroh RI Desy Prihandini dan Andrios, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumala Sari, Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Anggota DPRD Provinsi Kepri Ririn Warsiti dan Aman, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Kepri sekaligus Ketua PPIH M. Syafi’i, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri Zostafia.

Kemudian Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Bupati Kepulauan Anambas Aneng, Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Bupati Natuna Chen Sui Lan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga Armia, serta para asisten dan kepala OPD Provinsi Kepulauan Riau. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *