banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika memberikan keterangan pers soal SPPG Seri Kuala Lobam yang beroperasi lagi setelah dihentikan sementara oleh BGN. F- yen/suaraserumpun.com

SPPG “Kelapa” Seri Kuala Lobam Bintan Beroperasi Lagi, BGN Cabut Status Pemberhentian Sementara

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan buah kelapa di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepri sudah beroperasi lagi. Sebelumnya, SPPG Seri Kuala Lobam (SKL) tersebut diberhentikan sementara beroperasi untuk dilakukan evaluasi oleh BGN.

“Iya, SPPG kelapa di SKL itu sudah beroperasi lagi. Suratnya sudah kita terima dari BGN tertanggal 16 Maret, sebelum lebaran lalu. Sekarang, sudah beroperasi lagi,” kata Sekda Bintan Ronny Kartika, Kamis (26/3/2026).

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mencabut status pemberhentian operasional sementara SPPG Seri Kuala Lobam di Jalan Indunsuri, Kelurahan Tanjungpermai, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Keputusan tersebut diterbitkan setelah BGN melakukan evaluasi terhadap SPPG dan melakukan perbaikan proses pengolahan makanan sesuai standar yang ditetapkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat BGN nomor 99/D.TWS/03/2026, ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I, Dr Harjito B SSTP MSi.

Dalam surat itu juga ditekankan agar SPPG Bintan Seri Kuala Lobam melaksanakan pelayanan pemenuhan gizi sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlaku, dengan tetap menjamin kualitas gizi dan standar keamanan pangan.

Sekda Bintan Ronny Kartika selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Bintan menyampaikan, SPPG Seri Kuala Lobam telah kembali beroperasi setelah dilakukan evaluasi terkait standar penyajian menu.

“Kita sudah terima surat pengaktifan kembali SPPG tersebut, surat dari BGN itu tertanggal 16 Maret 2026. Sekarang, pihak SPPG sudah mendistribusikan menu MBG ke sekolah-sekolah untuk siswa di SKL,” kata Ronny Kartika.

Namun, Ronny menegaskan pemerintah daerah akan terus memonitor SPPG Seri Kuala Lobam untuk memastikan penyelenggaraan program MBG sesuai standar.

“Kita juga membutuhkan pengawasan dari masyarakat secara langsung untuk dapat memastikan agar keberlangsungan semua SPPG. Termasuk kawan-kawan wartawan. Tak jadi masalah kalau informasi dari warga juga disampaikan lewat media sosial,” tegas Sekda Bintan.

Sebelumnya, SPPG Seri Kuala Lobam sempat viral di media sosial karena membagikan salah satu makanan berupa kelapa utuh kepada penerima manfaat. Hal tersebut sempat menjadi perdebatan antara pihak pengelola SPPG dan netizen. Pihak pengelola keberatan jika persoalan seperti itu dilaporkan kepada media massa (wartawan) maupun diunggah lewat media sosial. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *