Bintan, suaraserumpun.com – Bencana kekeringan melanda Pulau Bintan. Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Bintan, sudah 318 lokasi hutan dan lahan yang terbakar hingga, Rabu (25/3/2026). Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Wakil Bupati (Wabup) Bintan Deby Maryanti berdoa minta hujan saat menunaikan salat istisqa bersama ASN dan masyarakat, Kamis (26/3/2026) pagi.
Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Bintan, Kamis (26/03) yang bertepatan dengan 6 Syawal 1447 hijirah ini merupakan ikhtiar, guna menghadapi perubahan cuaca akibat El Nino sejak dua bulan terakhir. Selanjutnya, salat istisqa akan dilakukan di seluruh kecamatan.
“Banyak usaha dan langkah-langkah strategis yang sudah kita lakukan. Termasuk beberapa upaya yang akan kita lakukan ke depan. Pelengkap semua ikhtiar itu, kita sempurnakan dengan salat istisqa, memohon kepada Allah agar menurunkan hujan dan mengakhiri kekeringan ini,” harap Bupati Bintan Roby Kurniawan.
Roby Kurniawan mengataan, selaku seorang muslim meyakini bahwa sejatinya hujan merupakan kehendak Allah SWT. Jika Allah SWT tak mengizinkan butiran air turun dari langit, maka tidak akan terjadi hujan.
“Jadi menurut hemat kami, semua langkah dan upaya kita lakukan sesuai kapasitas kita sebagai makhluk (ciptaan). Segala hasilnya kita berpasrah kepada Sang Khalik (Pencipta),” tambah Roby.
KH Rustam Efendi dalam khutbahnya mengajak seluruh jemaah agar tidak henti-hentinya meminta ampunan serta taubat kepada Allah SWT. Sebagai orang beriman, tanpa menafikan alasan ilmiah lainnya, pastilah meyakini bahwa musibah yang terjadi berasal dari ulah tangan manusia yang hidup di muka bumi.
“Maka teruslah memohon ampunan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Apapun hajat yang kita harapkan agar diijabah, awali semuanya dengan penyerahan diri bahwa kita punca dari semua kesulitan yang kita alami. Dan Allah adalah tempat kita mengadu serta meminta pertolongan,” ucapnya.
Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti mengatakan, musim kemarau di beberapa wilayah mengakibatkan kekeringan. Salat istisqa ini merupakan ikhtiar untuk berdoa kepada Allah SWT, agar mengabulkan permohonan menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya.

Selain itu, Deby Maryanti mengimbau agar seluruh masyarakat setempat agar selalu waspada saat musim kemarau ini. Karena bencana kebakaran hutan dan lahan acapkali terjadi di lingkungan sekitar rumah.
“Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di sekitar rumah, kita imbau masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat terkait agar cepat segera di tangani. Mari kita berdoa kepada Allah, agar menurunkan hujan dan mengakhiri bencana kekeringan ini,” kata Deby Maryanti usai melaksanakan slat istisqa. (yen)
Editor: Sigik RS
