Natuna, suaraserumpun.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Selasa (3/3/2026). Pada saat Safari Ramadan di Desa Air Lengit ini, Cen Sui Lan menyalurkan zakat mal buat kaum duafa atau lanjut usia (lansia).
Sejak Selasa (3/3/2026) sore, jemaah telah memadati masjid. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, lanjut usia, hingga anak-anak, tampak antusias menyambut kehadiran rombongan Bupati Natuna. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyerahkan zakat mal kepada para mustahik, serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bupati Natuna juga membagikan cendera mata kepada jemaah sebagai simbol kebersamaan dan perhatian pemerintah.
Anak-anak yang hadir juga menerima santunan secara langsung dari Bupati Natuna. Suasana haru dan bahagia mewarnai momen tersebut, terutama bagi para lansia dan keluarga penerima manfaat.
Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan, bahwa Safari Ramadan menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah,” ujarnya.
Camat Bunguran Tengah, Suhendrik mengapresiasi atas pelaksanaan Safari Ramadan di wilayahnya.
“Kehadiran Ibu Bupati beserta jajaran di Desa Air Lengit menjadi kebanggaan bagi masyarakat kami. Ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah kepada warga secara langsung,” kata Suhendrik.
Kegiatan turut diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Mustakim yang mengajak jemaah memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan mempererat kepedulian terhadap sesama.
Dalam agenda tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan didampingi suaminya Raja Mustakim. Turut hadir Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Ketua DPRD Natuna Rusdi, serta Sekretaris Daerah Natuna Boy Wijanarko. Hadir pula unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (yen)
Editor: Sigik RS
