Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Nasrun DJ (67) seorang pria paruh baya baru saja bebas bersyarat dari penjara, setelah membunuh mantan pacarnya tahun 2018 silam. Rabu (25/2/2026) malam tadi, Nasrun berulah lagi. Pria ini justru menghabisi nyawa istrinya. Ulah Nasrun tersebut membikin heboh warga di Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Tahun 2018 silam, Nasrun Dj karyawan perusahaan developer ternama di Tanjungpinang divonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Pria ini dipenjara karena membunuh terhadap seorang perempuan bernama Supartini (37), kekasih gelapnya yang dikabarkan sedang hamil.
Supartini ditemukan tewas mengapung di bawah Jembatan Sei Wacopek, Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Minggu (15/7/2018). Saat ditemukan, kondisi jasad korban mengenaskan. Separuh tubuhnya, dari pinggang hingga kepala, dimasukkan ke dalam karung putih, sehingga yang terlihat hanya bagian kaki korban.
Dalam kasus pembunuhan Supartini ini, ulah Nasrun terbongkar, dan terbukti melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Nasrun Dj menjalani masa tahanan dan mendapat remisi berulang kali. Nasrun pun bebas bersyarat, baru-baru ini.
Rabu (25/2/2026), Nasrun Dj memkini ulah lagi. Kini, giliran istrinya yang menjadi korban. Nasrun menghabisi nyawa istrinya, setelah sempat terjadi cekcok. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ganet, Blok Bougenvile 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, sekira pukul 19.30 WIB. Nasrun menghabisi nyawa istrinya, di kediaman mereka. Warga pun heboh setelah anak korban meminta tolong kepada tetangga.
Mendapatkan laporan warga, Anggota Polresta Tanjungpinang bersama Polsek Tanjungpinang Timur bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dalam waktu kurang lebih tiga jam, terduga pelaku berhasil diringkus dan diamankan tanpa perlawanan, saat ingin menuju Tanjung Uban, Bintan. Nasrun Dj, kini diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolresta Tanjungpinang.
Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Pepen Oktavendri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, belum memberikan keterangan secara rinci tentang motif dan kronologi pembunuhan tersebut.
“Benar ada peristiwa itu. Saat ini tim berhasil mengamankan terduga pelaku,” ujarnya singkat kepada wartawan. (yen)
Editor: Sigik RS
