Bintan, suaraserumpun.com – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk melalui PT Indojaya Agrinusa di Kabupaten Bintan sudah mempersiapkan pasokan daging ayam hingga lebaran Idulfitri mendatang. Bahkan untuk harga dan pasokan daging ayam, aman selama Ramadan sampai lebaran nanti.
Anwar Tandiono alias Acai Vice President Head of Feed Operation Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk menyampaikan, sampai saat ini, PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) terus memasok daging ayam ke daerah-daerah wilayah Kepri. Seperti ke Kota Batam, Tanjungpinang dan kebutuhan di Kabupaten Bintan sendiri.
“Pasokan (daging ayam) sampai lebaran Idulfitri nanti, aman. Harga daging ayam, juga kami rasa aman,” kata Acai saat memberikan keterangan kepada wartawan, dalam kegiatan berbuka puasa bersama di ONE of Kind, baru-baru ini.
Acai mengatakan, PT Indojaya Agrinusa memasok daging ayam rata-rata 40 persen dari permintaan pasar di setiap daerah. Bahkan untuk di Batam dan Bintan, lebih dari 50 persen. Perusahaan yang memproduksi daging ayam di Kepri, bukan hanya dari PT Indojaya Agrinusa Japfa Group. Ada beberapa perusahaan lain yang memproduksi.
“Kan banyak perusahaan lain yang memproduksi daging ayam itu. Kalau kami, rata-rata memenuhi permintaan pasar itu 40 persen. Kalau di Batam dan Bintan, mau di atas 50 persen permintaan pasar,” jelasnya.
“Nah, kalau soal harga, harga per ekor ayam yang kami jual itu berkisar Rp25 ribu sampai Rp27 ribu per kilogramnya. Itu dalam bentuk ayam hidup. Jika pedagang di pasar, kalau menjual daging ayam setelah dipotong (sembelih) seharga Rp38 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram, itu wajar.”
“Sebab, daging yang dijual di pasar itu kan sudah dibersihkan dari bulunya, kotoran dan lainnya. Belum lagi biaya operasional yang harus dikeluarkan pedagang. Tapi kalau harga daging di pasar di atas Rp40 ribu atau mencapai Rp50 ribu per kilogram, itu tak wajar. Kami dari Japfa masih menjual harga ayam hidup itu berkisar Rp25 ribu sampai Rp27 ribu per kilogram,” sebut Acai. (yen)
Editor: Sigik RS
