banner 728x90
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana SH SIK bersilaturahmi dengan tokoh agama menjelang Tahun Baru Imlek 2577 sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah, Rabu (11/2/2026). F- ist

Menjelang Tahun Baru Imlek 2577 dan Ramadan 1447 Hijriah, Kapolres Bintan Mengumpulkan Tokoh Agama

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Polres Bintan melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Liong Seligi 2026, dan Kapolres Bintan mengumpulkan tokoh agama dalam kegiatan coffee morning, Rabu (11/2026). Langkah tersebut dilaksanakan untuk pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 kongzili tahun 2026, sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah.

Polres Bintan menggelar Latihan Pra Operasi Liong Seligi Tahun 2026 dan Tactical Floor Game (TFG), Rabu (11/2/2026) pagi tadi. Latihan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bintan AKP Rifi Hamdani Sitohang SSos. Diikuti para pejabat utama serta sekitar 20 personel Polres Bintan.

Polres Bintan akan mengawasi sebelas aktivitas vihara atau kelenteng hingga menyambut Tahun Baru Imlek 2577 pekan depan. Pada perayaan Tahun Baru Imlek sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijirah, Kapolres Bintan mengingatkan agar seluruh tokoh agama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, serta Kamtibmas.

AKP Rifi Hamdani Sitohang menjelaskan, latihan pra operasi merupakan tahap penting untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan Operasi Liong Seligi 2026 yang akan berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 13 hingga 24 Februari 2026.

“Operasi ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Khususnya dalam perayaan Imlek di wilayah hukum Polres Bintan. Diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas di tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, serta jalur lalu lintas,” ungkapnya.

Operasi Liong Seligi 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan kegiatan keagamaan dan pusat keramaian. Tetapi juga bertujuan untuk mencegah dan memberantas penyakit masyarakat. Sasaran tersebut meliputi penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Justru itu, lanjutnya, penting dilakukan deteksi dini, perencanaan yang matang, serta koordinasi antar satuan dan Polsek jajaran. Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Seluruh personel diminta memahami tugas sesuai Rencana Operasi (Renops) dan mengedepankan langkah preemtif serta preventif, dengan tetap profesional dan humanis dalam penegakan hukum.

Dalam sesi paparan, masing-masing satuan fungsi menyampaikan kesiapan dan strategi yang akan diterapkan. Satresnarkoba akan melakukan penindakan tegas terhadap penyalahgunaan narkotika, razia selektif berdasarkan target operasi, serta pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba.

Satreskrim akan memfokuskan pengamanan terhadap tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang menjadi perhatian khusus. Terutama berdasarkan data awal tahun 2026. Sasaran operasi ditetapkan berdasarkan analisa Potensi Gangguan, Ambang Gangguan, hingga Gangguan Nyata dari hasil perkiraan intelijen.

“Dari sisi intelijen dan pengamanan wilayah, disampaikan bahwa terdapat 11 vihara/klenteng di Kabupaten Bintan yang menjadi prioritas pengamanan, termasuk pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat wisata, serta titik-titik keramaian lainnya,” sebut Kabag Ops Polres Bintan.

Pengamanan juga menyasar arus mudik dan balik, aktivitas ekonomi masyarakat, serta antisipasi potensi kemacetan, penyebaran hoaks bernuansa SARA, hingga risiko kebakaran akibat penggunaan lilin dan dupa.

Kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bentuk simulasi dan validasi akhir terhadap rencana operasi. Dalam TFG tersebut, dilakukan pemetaan titik prioritas, ploting kekuatan personel, serta simulasi pengamanan ibadah, pengaturan lalu lintas, hingga penanganan situasi darurat seperti kemacetan, gangguan kamtibmas, dan kebakaran.

Kapolres Bintan Gelar Coffee Morning
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana SH SIK menggelar coffee morning bersama tokoh agama dan pengurus kelenteng serta Vihara, di Rumah Makan Puncak Siantan Jalan Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Rabu (11/2/2026). Langkah ini untuk mitigasi potensi gangguan kamtibmas serta kerawanan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bintan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 tahun 2026. Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana SH SIK.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menyampaikan, kegiatan coffee morning ini dilaksanakan sebagai langkah mitigasi potensi kerawanan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577, sekaligu menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah di Kabupaten Bintan. Tujuannya untuk mengharmonisasikan kegiatan ibadah agar dapat berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala suatu apapun.

“Terkait pelaksanaan ibadah pada Imlek dan Bulan Suci Ramadan, semua ini sifatnya hanya toleransi. Jangan sampai disusupi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang sengaja ingin menciptakan situasi menjadi tidak kondusif,” tegas AKBP Argya Satrya Bhawana.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh dan pengurus vihara dan kelenteng menyepakati sejumlah poin penting terkait pelaksanaan penyalaan kembang api dan barongsai pada momen Perayaan Tahun Baru Imlek, yang bertepatan dengan waktu ibadah menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah.

Kapolres Bintan menegaskan Polres Bintan bersama seluruh Polsek jajaran dan instansi terkait serta seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus bersinergi. Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Tahun Baru Imlek dan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 hijriah. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *