Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dikabarkan habis kontrak dan dikabarkan tidak beroperasi lagi di Bandara RHF Tanjungpinang, untuk melayani Tanjungpinang-Jakarta (PP). Jika tidak diperpanjang, maskapai penerbangan Citilink bakal melayani sepenuhnya setiap hari untuk penerbangan rute Tanjungpinang-Jakarta.
Selama ini, maskapai penerbangan Citilink hanya terbang empat kali selama sepekan, untuk rute Tanjungpinang-Jakarta. Sedangkan Garuda Indonesia, sebanyak tiga kali dalam seminggu.
General Manager Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan menyatakan, wacana Garuda Indonesia tidak beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang, masih sebatas rencana.
“Belum ada kepastian. Sementara, pola itu yang kami siapkan,” kata Dermawan, Jumat (23/1/2026).
Hingga hari ini, belum ada informasi tertulis yang diterima dari maskapai Garuda Indonesia.
“Kabar ini baru disampaikan pihak Garuda secara lisan ke kami,” sebut Setiadi.
Garuda Indonesia habis masa kontrak atau terakhir melayani penumpang dari Bandara RHF Tanjungpinang menuju Jakarta, Senin (9/2/2026) bulan depan. Pihak Bandara RHF Tanjungpinang, masih menunggu surat resmi (tertulis) dari maskapai Garuda Indonesia.
“Kami belum tahun secara pasti apa alasan Garuda tidak terbang lagi ke Tanjungpinang. Dugaan sementara mungkin alasan operasional,” kata Mohamad Setiadi.
Menurutnya, kondisi ini kemungkinan menjadi keputusan strategis baik di Garuda maupun Citilink. Ketika Garuda tidak beroperasi lagi di Bandara RHF Tanjungpinang, maka akan dicover oleh Citilink.
“Saat ini, penerbangan untuk Garuda 3 kali seminggu, sementara Citilink 4 kali seminggu. Jika Garuda tidak lagi melayani penerbangan ke Bandara RHF, maka Citilink akan terbang setiap hari. Jika ini diterapkan, maka PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara RHF Tanjungpinang, akan mengurangi pendapatan kami,” sebutnya.
“Namun, hal ini tidak mengurangi pelayanan di RHF untuk penumpang. Meski Garuda tidak lagi melayani penumpang ke RHF Tanjungpinang, bukan berarti menghambat penerbangan Internasional,” sambung Setiadi GM Bandara RHF Tanjungpinang. (yen)
Editor: Sigik RS
