banner 728x90
Iptu Muslimin Kapolsubsektor Teluk Sebong Polsek Bintan Utara memberikan keterangan pers penghentian pencarian nelayan hilang-di Desa Berakit, setelah 7 hari tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga, Senin (12/1/2026). F- suaraserumpun.com

Tim SAR Gabungan Menghentikan Pencarian, Top Nelayan Berakit Belum Ditemukan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap Top (50) nelayan Kampung Panglong Desa Berakit yang hilang, sepekan lalu. Top nelayan Berakit yang hilang sejak sepekan lalu itu, belum ditemukan.

“Iya, pas sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi la, pencarian terhadap Top si nelayan Berakit itu, dihentikan. Karena, waktu pencarian sudah 7 hari, sejak nelayan itu hilang,” kata Iptu Muslimin, Kapolsubsektor Teluk Sebong Polsek Bintan Utara, Senin (12/1/2026) siang.

Iptu Muslimin mengatakan, pencarian telah dihentikan setelah dilakukan sepekan, dengan melibatkan Basarnas Tanjungpinang, Satpolairud Polres Bintan, TNI AL, Tagana Bintan, dan BPBD Bintan serta warga.

“Selama pencarian tujuh hari, tim SAR Gabungan menyisir di sekitar perairan Berakit hingga Desa Pengudang. Termasuk di kawasan hutan bakau. Namun, setelah 7 hari pencarian, Tim SAR Gabungan belum menemukannya. Dan memutuskan untuk menghentikan pencarian karena tidak ada tanda-tanda keberadaan Top,” ujarnya.

Meski demikian, Muslimin mengatakan bahwa warga Kampung Desa Berakit dan pihak keluarga Top (nelayan hilang) masih melakukan pencarian secara mandiri.

“Mereka beranggapan masih bisa ditemukan. Jadi mereka masih melakukan pencarian sampai saat ini,” kata Iptu Muslimin.

Muslimin mengimbau warga untuk melaporkan, jika ada informasi tentang Top dan tetap waspada saat berada di daerah pesisir pantai. Karena angin kencang dan ombak kuat.

“Angin bertiup kencang, jadi waktu turun ke laut atau ke pantai sebaiknya berhati-hati, dikhawatirkan ombak kuat,” pungkasnya.

Albar personel Kantor SAR Tanjungpinang membenarkan, tim SAR Gabungan menghentikan pencarian nelayan hilang di perairan Berakit itu.

“Iya, ketentuannya begitu. Tujuh hari dilakukan pencarian, tidak ditemukan, kita hentikan,” kata Albar.

Sekretaris BPBD Bintan Agus Ariyadi menyatakan, pencarian nelayan hilang di Berakit dihentikan, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) 7 hari pencarian.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di perairan Desa Berakit Bintan. F- ist

Meskipun pencarian telah dihentikan, Adi mengatakan, ada kemungkinan pencarian akan kembali dilakukan, apabila ada informasi terbaru tentang keberadaan Top.

Sebelumnya, Top dilaporkan hilang saat mencari ketam bakau di laut perairan Desa Berakit sejak, Senin (5/1/2026) pekan lalu. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *