Bintan, suaraserumpun.com – Pesisir Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan tercemar akibat tumpahan minyak. Kondisi tersebut mengganggu akibat nelayan setempat.
Personel Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban melakukan pengecekan ke lokasi diduga tumpahan minyak di pesisir pantai Kampung Tanjung Talok, Desa Teluk Sasah, Selasa (6/1/2026).
Plt Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul mengatakan, pihaknya menurunkan tim rescue ke lokasi untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat terkait dugaan tumpahan minyak yang mencemari pesisir pantai di RT 001 RW 002 Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah. Tim rescue Pangkalan PLP Tanjunguban yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB, telah mengambil keterangan dari warga setempat.
Menurut keterangan warga setempat, Bahir, yang merupakan Ketua RT di lokasi tersebut, temuan minyak mulai terlihat sejak, Jumat (2/1/2026) pagi lalu. Temuan minyak tersebut mencemari pesisir pantai dan menimbulkan bau yang menyengat. Kondisi ini terjadi hingga Minggu (4/1/2026).
“Kita sudah mengambil keterangan dari warga. Menurut mereka baunya menyengat,” katanya.
Tim Rescue Pangkalan PLP Tanjunguban juga telah melakukan pengamatan di lokasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masih terdapat pencemaran dan bau dari dampak pencemaran tersebut.
“Tapi sudah berkurang intensitasnya,” tambahnya.
Alfaizuk mengatakan, pihaknya masih mencari tahu sumber diduga tumpahan minyak ini dan akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Kita imbau kepada masyarakat untuk melaporkan, jika terjadi kondisi yang sama,” tutupnya. (yen)
Editor: Sigik RS
