Bintan, suaraserumpun.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bintan tahun 2025 lalu melampaui target. PAD yang terkumpul melebihi Rp331 miliar dari target Rp323,9 miliar. Hal tersebut diketahui setelah Kepala Bapenda Bintan melaporkan kepada Bupati Bintan pada saat rapat Kepala OPD pada awal Tahun Baru 2026, Senin (5/1/2026).
Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar rapat staf perdana tahun 2026 di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, pusat pemerintahan Bandar Seri Bentan, Senin (5/1/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan, diikuti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan.
Rapat staf perdana tersebut menjadi agenda Pemkab Bintan dalam mengawali pelaksanaan tugas dan program pemerintahan tahun 2026. Selain sebagai forum konsolidasi internal, rapat ini juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bapenda Bintan Mohd Setioso menyampaikan, pada tahun 2025, target PAD yang ditetapkan pada Perubahan APBD sebesar Rp323,919 miliar. Sedangkan realisasi pencapaian PAD hingga akhir tahun 2025 sebesar Rp331,296 miliar, atau 102,28 persen dari target. PAD yang terkumpul melebihi dari Rp331,2 miliar itu berasal dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
Untuk pajak daerah, target yang ditetapkan sebesar Rp261,559 miliar. Realisasi atau pencapaian dari pajak daerah sebesar Rp280,321 miliar (107,17 persen). Sedangkan retribusi daerah, target sebesar Rp62,318 miliar, terealisasi Rp50,087 miliar (80 persen). Untuk lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, target sebesar Rp40,937 juta, terealisasi Rp888,088 juta.
“Secara umum, realisasi atau pencapaian PAD Bintan tahun 2025 itu melampaui target,” sebut Mohd Setioso.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, awal tahun 2026 harus dijadikan momentum untuk menumbuhkan semangat baru dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tahun 2026 harus diawali dengan semangat baru.
“Saya ingin seluruh jajaran bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih terukur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bintan” tegas Roby.
Bupati Bintan mengingatkan tentang peningkatan disiplin, profesionalisme, serta integritas Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh OPD harus mampu bekerja secara adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Kita dituntut untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Setiap OPD harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan memastikan tugas serta fungsinya berjalan optimal,” ujarnya.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah fokus pada program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat. Khususnya di bidang pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan perekonomian daerah. Optimalisasi penggunaan anggaran juga menjadi perhatian utama agar pelaksanaan program berjalan efektif dan efisien sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Capaian PAD Kabupaten Bintan pada tahun 2025 yang melampaui target tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di tahun 2026. Capaian PAD tahun 2025 patut kita syukuri. Namun seluruh program dan kegiatan tetap akan kita evaluasi. PR yang belum tuntas harus segera diselesaikan di tahun 2026,” pintanya.
Bupati Bintan menghimbau seluruh satuan tugas (satgas) yang telah dibentuk agar lebih aktif dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang diberikan. Setiap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintahan.
“Saya berharap sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah semakin solid. Sehingga pembangunan Kabupaten Bintan berjalan lebih optimal. Dan pelayanan publik semakin berkualitas,” demikian Bupati Bintan Roby Kurniawan.
Sebelumnya, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyebutkan, untuk tahun 2026 ini, target PAD Bintan mencapai Rp380 miliar. Hal ini sebagai penyesuaian akibat pengurangan dana transfer atau TKD dana pusat ke Pemkab Bintan mencapai Rp214 miliar pada saat pembahasan nota keuangan APBD tahun anggaran 2026. (yen)
Editor: Sigik RS
