Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, H Dalmasri Syam bin H Syamsuddin Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021 telah berpulang ke Rahmatullah, Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 21.53 WIB. H Dalmasri Syam tutup usia 63 tahun, di RS M Djamil Padang, Sumatera Barat. Berikut sekilas kiprah dan karir politik Almarhum H Dalmasri Syam Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021.
Drs H Dalmasri Syam MM lahir tanggal 7 Agustus 1962. H Dalmasri Syam dikenal seorang tokoh pemuda Provinsi Kepulauan Riau. Dia aktif dan sebagai penggerak KNPI Kabupaten Kepulauan Riau, semasa masih bergabung dengan Provinsi Riau. H Dalmasri Syam juga bagian dari perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau. H Dalmasri Syam seperjuangan dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad SE MM ketika di KNPI Kepri.
H Dalmasri Syam pernah menjabat sebagai Direktur Perusda (Perusahaan Daerah), yang kini berubah nama menjadi BUMD PT Bintan Inti Sukses (BIS). Tahun 2004, H Dalmasri Syam terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kepri (Bintan) periode 2004-2009 dari Fraksi Golkar. Pada tahun 2004 ini pula, H Dalmasri Syam terpilih sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan, melalui pemilihan tertutup dari 25 orang anggota dewan.
H Dalmasri Syam unggul dengan selisih satu (1) suara pada saat pemilihan, atas calon ketua lainnya yaitu Almarhum Djoko Zakaria. H Dalmasri Syam dari Fraksi Golkar ini meraih 13 suara. Sedangkan Djoko Zakaria meraih 12 suara. Sejak itu, H Dalmasri Syam lebih akrab disapa atau dipanggil dengan “Ketua”.
Panggilan “Ketua” bagi sosok H Dalmasri Syam bukan tidak beralasan. Dia pantas dipanggil Ketua, karena kepemimpinannya yang hebat. Di DPRD Kabupaten Kepri sebelum berubah menjadi Bintan, H Dalmasri Syam memiliki strategi politik yang jitu. Dia memberikan kewenangan kepada masing-masing anggota dewan maupun pentolan masing-masing fraksi, untuk menjalankan fungsi DPRD.
Di masa kepemimpinan H Dalmasri Syam di DPRD Kabupaten Kepri ini pula, tercatat satu sejarah besar. H Dalmasri Syam mencetuskan perubahan nama Kabupaten Kepulauan Riau menjadi Kabupaten Bintan, melalui hak inisiatif DPRD. Di bawah kepemimpinan H Dalmasri Syam, dewan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan nama Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri) menjadi Kabupaten Bintan.
“Bintan itu artinya, Bintan dan Tambelan. Jadi, Kabupaten Bintan itu untuk wilayah Pulau Bintan daratan dan Tambelan,” sebut H Dalmasri Syam semasa hidupnya, ketika menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan periode 2004-2009.

Selain menjabat Ketua DPRD Bintan, saat itu H Dalmasri Syam juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bintan. Dari empat kursi di DPRD Kabupaten Bintan (Pileg 2004), H Dalmasri Syam berhasil menjadikan Golkar mendapatkan enam kursi pada Pileg tahun 2009. Golkar menjadi partai pemenang di Bintan pada Pileg 2009, ketika H Dalmasri Syam menjabat sebagai ketua. Bahkan, H Dalmasri Syam pun menjadi Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Bintan-Lingga, untuk periode 2009-2014.
Peran H Dalmasri Syam pun sangat besar bagi Partai Golkar, ketika memasuki pemilihan legislatig (Pileg) pada tahun 2014. Hanya saja, Golkar hanya kekurangan beberapa suara untuk meraih dua kursi di DPRD Provinsi Kepri. H Dalmasri Syam tidak duduk di DPRD Provinsi Kepri periode 2014-2019. Tapi, ada hikmah di balik itu.
H Dalmasri Syam justru “dipinang” untuk berpasangan dengan H Apri Sujadi sebagai kontestan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bintan, pada tahun 2015. Pasangan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam menang dan terpilih sebagai pasangan kepala daerah pada Pilkada 2015. Februari 2016, H Dalmasri Syam resmi dilantik menjadi Wakil Bupati Bintan untuk periode 2016-2021.
Selama kurang lebih lima tahun, H Dalmasri Syam menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Bintan. Tak hanya urusan pemerintahan dalam pembangunan daerah Bintan yang dijalankan oleh H Dalmasri Syam. Namun, kebiasaan H Dalmasri Syam untuk mengurusi orang meninggal, menghadiri undangan, serta membesuk para petani dan nelayan, selalu dia penuhi. H Dalmasri Syam nyaris tak pernah absen untuk melayat ketika ada warga Bintan yang meninggal dunia.
“Suatu hari, kita juga akan mati (meninggal) yen,” ucap H Dalmasri Syam semasa hidupnya pada satu kesempatan mengantarkan warga Bintan ke liang kubur, kepada penulis artikel Mengenang Kiprah dan Karir Politik Almarhum H Dalmasri Syam Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021 ini.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021, H Dalmasri Syam mendapat tawaran untuk memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bintan. Dia pun menerima tawaran tersebut. Hanya saja, garis tangan H Dalmasri Syam tidak lagi di kursi wakil rakyat, pada Pileg 2024 lalu.
Beberapa hari lalu, H Dalmasri Syam sakit dan dirawat di Rumah Sakit M Djamil, di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 21.53 WIB, H Dalmasri Syam dipanggil oleh Allah SWT. Almarhum H Dalmasri Syam tutup usia 63 tahun. Kamis (25/12/2025) pagi, jenazah H Dalmasri Syam diterbangkan dari Padang menuju Bandara Hang Nadim Batam, hingga ke rumah duka di Jalan Lembah Asri Kelurahan Batu Sembilan Tanjungpinang, dengan protap keprotokolan Pemprov Kepri.

“Beliau orang baik. Jenazah Bang Dalmasri dikebumikan di TPU Batu X Tanjungpinang, Kamis petang ini, ba’da sholat ashar,” ujar Yandrisyah mewakili para sahabat Almarhum H Dalmasri Syam Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021.
Demikian sekilas artikel ini penulis sampaikan, untuk mengenang kiprah dan karir politik almarhum H Dalmasri Syam Wakil Bupati Bintan Periode 2016-2021. (yen)
Editor: Sigik RS
