banner 728x90
H Raja Mustakim suami Bupati Natuna bersama mahasiswa dan Kepala STAI Natuna, usai memberikan materi kewirausahaan tentang kiat menjadi pebisnis sukses. F- ist

Raja Mustakim Memaparkan Kiat Menjadi Pebisnis Sukses kepada Mahasiswa STAI Natuna

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – H Raja Mustakim suami Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan kita atau cara/seni menjadi pebisnis sukses kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna. Kiat menjadi pebisnis atau pengusaha tersebut disampaikan Raja Mustakim pada saat menjadi pemateri utama pada Pelatihan Kewirausahaan Muda STAI Natuna, yang digelar oleh Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna.

Raja Mustakim yang dikenal sebagai pengusaha berpengalaman sekaligus Ketua Dewan Pengarah Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) tampil membuka rangkaian materi dengan topik Mindset Entrepreneurship. Di hadapan puluhan mahasiswa, Raja Mustakim mengajak para mahasiswa untuk mengubah cara berpikir generasi muda, dari mental pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.

“Mahasiswa jangan bercita-cita hanya mencari pekerjaan. Kita harus menyiapkan diri menjadi orang yang membuka peluang kerja bagi orang lain,” ujar Raja Mustakim.

Pada pelatihan kewirausahaan tersebut, Raja Mustakim menyampaikan materi secara runtut dan lugas. Ia mengulas filosofi dasar kewirausahaan, semangat pantang menyerah, strategi bertahan dalam tekanan bisnis, hingga berbagi pengalaman nyata yang dialaminya, selama menekuni dunia usaha.

Menurutnya, kegagalan merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan seorang pebisnis. Namun yang membedakan adalah keberanian untuk bangkit dan mencoba kembali.

“Pebisnis sejati tidak takut gagal. Kalau gagal, bangun lagi. Kalau jatuh, berdiri lagi. Putus asa itu bukan pilihan,” tuturnya.

Salah satu momen yang paling membekas bagi peserta adalah ketika Raja Mustakim menyampaikan kutipan reflektif tentang kemiskinan dan tanggung jawab pribadi.

“Jika kita lahir dalam keadaan miskin, itu bukan kesalahan kita. Tapi kalau kita meninggal dalam keadaan miskin, itu kesalahan kita sendiri,” ucap Raja Mustakim.

Raja Mustakim menjelaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh dijadikan alasan untuk menyerah, melainkan harus dihadapi dengan perubahan pola pikir. Kiat menjadi pebisnis sukses itu, tegas Raja Mustakim, harus berani mengambil risiko, jangan takut gagal, serta kemauan belajar tanpa henti. Dan, jangan putus asa, ikhtiar terus dan berdoa.

Pelatihan kewirausahaan muda ini dibuka oleh Ketua STAI Natuna DR H Umar Natuna SAg MPdI. Hadir Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna, Kartubi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin (22/12/2025) sampai Selasa (23/12/2025. Diikuti 23 orang mahasiswa penerima beasiswa BSI Maslahat.

Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna, Kartubi mengapresiasi materi yang disampaikan Raja Mustakim. Ia menilai, pendekatan praktis yang digunakan sangat relevan bagi mahasiswa.

“Pak Raja menyampaikan materi dengan bahasa yang membumi. Ini bukan teori semata, tapi pengalaman nyata seorang pebisnis yang sudah jatuh bangun. Itu yang membuat peserta mudah memahami dan termotivasi,” ujar Kartubi, Rabu (24/12/2025).

Selain Raja Mustakim, pelatihan ini juga menghadirkan pemateri lain. Antara lain Kepala BSI Cabang Natuna, Direktur Eksekutif PINBUK Pusat, serta Ketua Program Studi Bisnis Digital UICI Jakarta yang juga Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI.

Kegiatan pelatihan turut dilengkapi dengan diskusi kelompok terarah, penyusunan ide usaha, formulasi model bisnis, hingga presentasi business plan. Melalui pelatihan ini, STAI Natuna berharap mampu melahirkan wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai syariah, serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat di Kabupaten Natuna. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *