banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Forkopimda meninjau posko penanganan banjir di Desa Sebadai Hulu. F- ist

Desa Sebadai Hulu Banjir, Bupati Natuna Segera Merevitalisasi Aliran Sungai

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Desa Sebadai Hulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna dilanda banjir akibat curah hujan tinggi. Bupati Natuna Cen Sui Lan segera merevitalisasi aliran sungai di desa tersebut.

Bupati Natuna Cen Sui Lan meninjau wilayah terdampak banjir di Desa Sebadai Hulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Senin (1/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Danlanud, Kepala Basarnas, Kepala BPBD, serta sejumlah pimpinan OPD terkait, guna memastikan penanganan darurat berjalan efektif.

Dalam peninjauan itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menerima laporan langsung dari masyarakat mengenai kondisi banjir yang berulang setiap musim hujan. Bupati Natuna menegaskan, bahwa pemerintah daerah akan memberikan penanganan serius, terutama dalam pendataan kerusakan dan pemenuhan kebutuhan mendesak warga.

Cen Sui Lan mengungkapkan, penyempitan alur sungai dan tingginya sedimentasi menjadi salah satu faktor pemicu banjir di wilayah tersebut. Untuk itu, Cen Sui Lan menyatakan, revitalisasi sungai sebagai langkah jangka panjang dalam pengendalian banjir.

“Revitalisasi alur sungai akan kami dorong masuk dalam program strategis daerah. Agar kejadian serupa dapat diminimalisir,” ujar Bupati Natuna.

Selain itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan meminta camat dan kepala desa memperkuat sistem peringatan dini bagi warga, mengingat potensi banjir masih dapat terjadi selama curah hujan tinggi. Bupati Natuna menginstruksikan agar posko siaga bencana tetap beroperasi sampai situasi benar-benar pulih.

Di kesempatan yang sama, Cen Sui Lan langsung menindaklanjuti rencana pelebaran sungai dengan menghubungi Balai Wilayah Sungai (BWS) sebagai langkah percepatan mitigasi. Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah dan berharap revitalisasi sungai dapat segera direalisasikan demi mengurangi risiko banjir di masa mendatang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *