banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mendampingi Menko Infrawil RI AHY dan Menhub RI Dudy Purwagandi meninjau proyek strategis perhubungan berupa pelabuhan Roro di Letung, Anambas. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri: Letung Simpul Penting Pelayaran, Sedanau Pusat Perikanan dan Perdagangan

Komentar
X
Bagikan

Anambas, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, daerah Letung akan menjadi simpul penting pelayaran di Kepri. Sedangkan Sedanau, akan menjadi pusat perikanan dan perdagangan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad di sela peresmian tiga proyek perhubungan strategis di Kepri, di Kepulauan Anambas, Rabu (5/11/2025).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa tiga infrastruktur perhubungan strategis yang diresmikan Menko Infrawil dan Menhub RI, di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna, bukan sekadar proyek fisik. Tetapi sebuah manifestasi komitmen kuat pemerintah untuk merajut konektivitas antarpulau, memangkas biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir sampai ke pulau-pulau terluar. Kita ingin setiap warga Kepri memiliki akses transportasi yang layak dan setara, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Letung kini diproyeksikan menjadi simpul penting dalam jalur pelayaran Tanjungpinang ke Anambas ke Natuna (PP). Sedangkan Sedanau, sebagai pusat perikanan dan perdagangan di Natuna, akan berperan besar dalam memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk.

Kepri saat ini memiliki 62 pelabuhan aktif, terdiri dari 15 pelabuhan penumpang regional, 10 terminal penyeberangan, 15 terminal pelayaran rakyat, serta 22 pelabuhan perairan umum yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Namun, jumlah tersebut baru mencakup sekitar 15 dari 394 pulau berpenghuni di Kepulauan Riau.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, ketersediaan pelabuhan Roro (roll on roll off) seperti di Letung dan Sedanau sangat krusial bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya pelabuhan-pelabuhan yang memadai untuk kapal Ro-Ro, kita menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap aksesibilitas transportasi yang lancar, murah, dan berdaya saing,” kata Ansar Ahmad menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *