Bintan, suaraserumpun.com – Farid Irfan Siddik SH terpilih lagi sebagai Ketua Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepri. Kepala BP Bintan ini terpilih sebagai Ketua Pengprov PGSI Kepri secara aklamasi melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) PGSI Kepri di Batam, Sabtu (9/8/2025) lalu. Program jangka pendek, Farid Irfan Siddik menarget atlet gulat Kepri bisa berprestasi di ajang Kejurnas tahun 2025 ini.
Kepala BP Bintan Farid Irfan Siddik sebelumnya dipercaya sebagai Ketua Pengprov PGSI Kepulauan Riau (Kepri). Selama periode pertama, Farid Irfan Siddik telah membentuk 5 pengurus kabupaten (Pengkab) dan pengurus kota (Pengkot) se-Provinsi Kepri. Yaitu, di Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga serta Kota Tanjungpinang dan Kota Batam. PGSI Kepri pun sudah melaksanakan Kejurda tahun 2022 lalu, serta masuk dalam pertandingan Porprov tahun 2022 Kepri di Kabupaten Bintan.
Tahun 2025 ini, PGSI Kepri menggelar Musprov untuk pemilihan ketua dan kepengurusan baru, Sabtu (9/8/2025) di Kota Batam. Dalam Musprov tersebut, lima Pengkab dan Pengkot hadir sebagai voter. Musprov PGSI Kepri turut dihadiri KONI Provinsi Kepri. Pada pelaksanaan Musprov, awalnya Farid Irfan Siddik tidak bersedia menjadi calon ketua. Justru, Pengkab dan Pengkot mengusulkan Farid Irfan Siddik sebagai calon ketua.
Alhasil, Farid Irfan Siddik dipercaya lagi menjabat sebagai Ketua Pengprov PGSI Kepri untuk periode kedua, tahun 2025-2030. Farid Irfan Siddik terpilih lagi secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PGSI Kepri.
Bagi Farid, menjabat sebagai Ketua Pengprov PGSI Kepri untuk periode keduanya (2025-2030) ini merupakan satu tantang, dalam memajukan olahraga gulat di Provinsi Kepri. Dalam sesi wawancara, Farid Irfan Siddik memaparkan program-program kerja untuk lima tahun ke depan. Baik program jangka pendek maupun program jangka panjang.
“Tahap awal program terdekat ini, kita fokuskan pada pembinaan atlet. Untuk persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2025. Bagaimana atlet kita berprestasi di Kejurnas tahun 2025 nanti. Kemudian, kita akan menggelar Kejurda II tahun ini. Tempatnya, kalau tidak di Batam, ya Bintan tuan rumah pelaksananya,” ujar Farid Irfan Siddik di ruang kerjanya, Bintan, Senin (11/8/2025) siang tadi.
Untuk mencari atlet pegulat yang berkualitas di Provinsi Kepri, kata Farid, PGSI Kepri akan tour ke sejumlah pengurus cabang atau pengurus kota yang ada saat ini. Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun dan Lingga.
“Kita akan turun langsung misal ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan olahraga gulat ini. Kita ingin Kepri punya atlet gulat yang bisa jadi kebanggaan seperti Kalimantan. Karena untuk saat ini, atlet gulat dari Kalimantan yang berada di puncak prestasi,” jelasanya.
Menurut Farid, potensi olahraga gulat di Kepri masih cukup tinggi. Namun, ada beberapa tantangan dalam memajukan olahraga gulat di Kepri. Yaitu SDM. Mulai dari pelatih sampai dengan atlet.
“Makanya, kita akan cari pelatih-pelatih untuk bisa diikutkan pelatihan ditingkat nasional. Supaya atlet gulat Kepri ke depan, bisa terus maju dan jadi kebanggaan,” kata Farid Irfan Siddik.
Selain itu, PGSI Kepri juga menggesa pembentukan pengurus cabang di 2 kabupaten lainnya di Kepri, Anambas dan Natuna. Agar segera dibentuk, supaya mengakomodir para calon atlet gulat di Kepri.
“Pembentukan 2 Pengkab ini, juga program jangka pendek menjelang menghadapi Porprov Kepri pada tahun 2026 mendatang. Supaya di Porprov Kepri tahun 2026 nanti, semua kabupaten dan kota ikut serta,” tutup Farid Irfan Siddik Ketua Pengprov PGSI Kepri periode 2025-2030. (yen)
Editor: Sigik RS
