banner 728x90
Masyarakat (publik) menyambut rombongan Iwakusi Kota Batam saat Pawai Budaya dan Pembangunan HUT Kemerdekaan ke-80 RI menuju Dataran Engku Putri Batam Centre, Minggu (10/8/2025) pagi. F- yen/suaraserumpun.com

Menampilkan Kesenian Randai, Iwakusi Kota Batam Jadi Perhatian Publik dan Amsakar pada Pawai Budaya

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Ikatan Warga Kuantan Singingi (Iwakusi) Kota Batam tampil beda. Iwakusi Kota Batam menampilkan kesenian tradisional randai pada Pawai Budaya dan Pembangunan HUT Kemerdekaan ke-80 RI di Kota Batam, Minggu (8/10/2025). Iwakusi Kota Batam jadi perhatian publik dan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wawako Batam Li Claudia Chandra hingga Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Sari Amsakar.

Nuansa merah putih dan ragam busana budaya Nusantara mewarnai Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kota Batam, Minggu (8/8/2025) pagi kemarin. Banyak warga (publik) memadati kawasan Batam Centre, untuk menyaksikan parade budaya hingga kendaraan hias penuh warna, yang melintas di tengah sorak sorai penonton.

Pawai budaya dilepas dari Sekolah Global Indo Asia, menuju Dataran Engku Putri. Sedangkan pawai kendaraan hias bergerak menuju Graha Pena Batam Centre. Sepanjang rute, warga antusias mengabadikan momen dengan ponsel dan membagikannya di media sosial, bahkan ikut berinteraksi dengan peserta pawai. Satu di antaranya yang menjadi perhatian publik yaitu rombongan parade Iwakusi Kota Batam.

Sulistyon Sekretaris Iwakusi Kota Batam bersama kesenian tradisional Randai Kuansing pada Pawai Budaya di Kota Batam, Minggu (10/8/2025). F- yen/suaraserumpun.com

Randai Kuantan Singingi (Kuansing)
Rombongan pawai budaya Iwakusi Kota Batam menghadirkan pasangan bujang gadih (pria-wanita) dengan busana Melayu corak Kuantan Singingi. Kemudian disusul mondek-mondek (kaum ibu) yang membawa sisampek makanan (kuliner) khas Kuantan Singingi dengan busana pakaian tradisional (adat) bewarna hitam, merah dan kuning. Sisampek kuliner khas tersebut dijunjung (atas kepala). Pada barisan paling belakang, menampilan kesenian tradisional randai khas Kuantan Singingi (Kuansing).

Dalam pawai pembangunan dan budaya HUT Kemerdekaan ke-80 RI tahun 2025 di Kota Batam ini, Iwakusi Kota Batam menampilkan kesenian Grup Randai IKKS Batobo. Tatkala masih berada di Sekolah Global Indo Asia, rombongan Iwakusi Kota Batam sudah menampilkan kesenian randai tradisional. Tak hanya rombongan Iwakusi Kota Batam yang bergoyang. Para peserta parade pawai budaya dari daerah lainnya pun juga ikut berjoget. Beberapa peserta bahkan ada yang menanyakan soal Pacu Jalur kepada rombongan Iwakusi Kota Batam ini.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Sari sekaligus Ketua Iwakusi Kota Batam menerima sisampek pada Pawai Budaya HUT Kemerdekaan RI tahun 2025 di Batam Centre, Minggu (10/8/2025). F- yen/suaraserumpun.com

“Wow, ini dia (Iwakusi) daerah asal Pacu Jalur dengan kesenian randainya,” kata seorang peserta dari Sumatera Barat.

Saat pawai dimulai, rombongan Iwakusi Kota Batam pun berjalan bersama peserta pawai budaya lainnya. Di sepanjang jalan, rombongan Iwakusi Kota Batam menampilkan kesenian randai dari IKKS Batobo tersebut. Peserta pawai di sekitar Iwakusi Kota Batam turut bergoyang. Bahkan, pasangan Ondel-ondel dari budaya Betawi (Jakarta) pun ikut bergoyang mengikuti irama musik randai Iwakusi Kota Batam tersebut. Suasana di sepanjang jalan begitu meriah.

Kemeriahan yang ditampilkan Iwakusi Kota Batam tersebut juga dirasakan seribuan masyarakat yang menyaksikan Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan RI di Kota Batam tersebut. Masyarakat dan sejumlah fotografer dan media mengabadikan penampilan kesenian randai yang ditampilkan Iwakusi Kota Batam. Lagi lagi, para publik ikut bergoyang dan mengenal Iwakusi Kota Batam adalah daerah asal Kota Pacu Jalur yang sedang viral di dunia.

Mondek-mondek (kaum ibu) Iwakusi Kota Batam menjunjung sisampek pada Pawai Budaya dan Pembangunan HUT Kemerdekaan ke-80 RI di Kota Batam, Minggu (10/8/2025). F- yen/suaraserumpun.com

Rombongan Iwakusi Kota Batam yang dipimpin oleh Sulistyon Sekretaris Iwakusi Kota Batam ini pun menjadi perhatian ketika memasuki panggung utama di lapangan Engku Putri Batam. Mondek-mondek Iwakusi menyerahkan sisampek kepada Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Sari sekaligus sebagai Ketua Iwakusi Kota Batam, didampingi Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Sisampek dari Iwakusi Kota Batam tersebut selanjutnya diterima Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan turut menikmati kesenian randai.

“Mantap,” ucap Amsakar Achmad kepada rombongan Iwakusi Kota Batam.

Pawai Budaya dan Pembangunan
Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka Pawai Budaya dan Pembangunan HUT Kemerdekaan ke-80 RI, didampingi Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Ketua TP PKK Erlita Sari Amsakar, dan jajaran Forkopimda. Parade menampilkan kostum adat dari berbagai daerah, tarian tradisional, seni modern, hingga kendaraan hias dengan desain kreatif yang mencuri perhatian. Amsakar Achmad terkesan dengan antusiasme warga yang diperkirakan mencapai 8 ribuan orang menyaksikan pawai budaya dan kendaraan hias tersebut.

“Mari terus tumbuhkan semangat kebangsaan dan mewarnai HUT RI ke-80 ini, dengan kegiatan produktif untuk kepentingan daerah, bangsa, dan negara,” ujar Amsakar Achmad.

Barisan Randai IKKS Batobo dalam rombongan Iwakusi Kota Batam pada kegiatan Pawai Budaya di Dataran Engku Putri Batam Centre, Minggu (10/8/2025). F- yen/suaraserumpun.com

Menurut Amsakar Achmad, pawai ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga wadah menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme. Khususnya bagi generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi. Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kerja keras seluruh pihak. Mulai dari OPD, instansi vertikal, pramuka pelajar, komunitas, paguyuban, hingga peserta kendaraan hias.

“Ini wujud nyata semangat kebangsaan di Kota Batam,” demikian Amsakar Achmad Wali Kota Batam dalam Pawai Budaya di Batam tersebut. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *