Bintan, suaraserumpun.com – Realisasi ekspor bidang industri di kawasan Free Trade Zone (FTZ) atau perdagangan bebas dan pelabuhan bebas wilayah Kabupaten Bintan melebihi Rp1,5 triliun hingga Juni 2025. Kepala BP Bintan Farid Irfan Siddik menyatakan, pihaknya terus fokus membangun infrastruktur pendukung ke kawasan FTZ untuk pengembangan investasi dan menarik investor.
Kepala BP Bintan Farid Irfan Siddik menjelaskan, hingga Juni 2025, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan, mencatat ada 28 perusahaan yang melakukan aktivitas ekspor impor di kawasan FTZ Bintan. Realisasi ekspor di kawasan FTZ Bintan sampai Juni 2025 (enam bulan) senilai Rp1,563 triliun. Sedangkan, realisasi impor senilai Rp632 miliar lebih.
“Realisasi ekspor dan impor itu didominasi oleh Penanam Modal Asing, atau PMA dibandingkan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN). Tapi realisasi ekspor impor ini menunjukan tren positif,” sebut Farid saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya, Senin (11/8/2025).
Usaha ekspor impor ini, lanjut Farid Irfan Siddik, didominasi perusahaan besar yang melakukan bisnis usaha grosir. Lalu, manufaktur merupakan kegiatan produksi dari bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi, dan aktivitas bisnis lainnya. Selain itu, tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di 28 perusahaan PMA dan PMDN sebanyak 310 orang. Untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 17.245 orang.
Farid Irfan Siddik menambahkan, investor yang melakukan kegiatan bisnis usaha sebagian di kawasan Maritim Gunung Kijang, seperti CPR dan outsource di antaranya meliputi penyediaan tenaga kerja, penyedia layanan serta pengelolaan proyek. Kemudian, di Bintan Utara lebih fokus ke pariwisata.
“Yaitu, ada beberapa di Jalan Pantai Sakera dengan bisnis usaha ada kafe dan pondok-pondok,” jelasnya.
“BP Bintan tetap fokus membangun infrastruktur penunjang agar investor baru bisa melakukan investasi di Wilayah FTZ Bintan ke depannya. Kita juga fokus membuka dan membangun jalan di wilayah-wilayah pariwisata maupun kawasan industri lainnya,” sambung Farid Irfan Siddik Kepala BP Bintan. (yen)
Editor: Sigik RS
