Bintan, suaraserumpun.com – Wakil Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, Budiyanto bersama sejumlah staf mengunjungi dan memberi bantuan kepada keluarga Septi Lestari (40) janda empat anak yang hidup serba kekurangan di Kampung Seijago, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (17/7/2025). Rombongan mendatangi rumah Septi bersama Ketua dan Pengurus PWI Kabupaten Bintan,
Kunjungan jajaran RSJKO EHD Tanjunguban bersama pengurus PWI Bintan tersebut juga melakukan cek kesehatan kepada Septi dan anak-anaknya. Lalu memberikan edukasi terkait kesehatan dengan harapan agar ibu dan anak-anaknya terus sehat dan tegar dalam menghadapi kehidupan yang lebih baik lagi.
“Termasuk untuk layanan kesehatan bagi keluarga Septi dan anak-anaknya, pihak RSJKO EHD Tanjunguban, selalu terbuka. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, agar ke depan semua bisa lebih baik lagi,” ujar Budiyanto.
Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo mengapresiasi kepada pihak RSJKO EHD Tanjunguban yang ikut terpanggil dan peduli dengan kesehatan Septi dan anak-anaknya.
“Kita apresiasi pihak RSJKO. Semoga kesehatan ibu Septi dan anak-anaknya tetap terjaga dengan baik,” ujar Harjo.
Berita sebelumnya, di sebuah rumah kayu yang sebagian jendelanya sudah hilang, Septi Lestari (40) duduk termenung sambil mengusap air mata yang nyaris tumpah. Hidupnya tak lagi sama sejak satu tahun lalu, saat sang suami pergi untuk selamanya, meninggalkan dirinya bersama empat anak yang masih belia.
“Sejak suami meninggal, hidup kami makin sulit. Jangankan untuk biaya sekolah anak-anak, untuk makan sehari-hari saja kami sering kekurangan,” tutur Septi dengan suara lirih, Senin (14/7/2025).
Septi tinggal bersama anak-anaknya di rumah kayu yang nyaris roboh. Anak sulungnya, Hasti Saputri, baru berusia 16 tahun. Disusul Fikri Ramadan (13), Setiawan Fahriansyah (8), dan si bungsu Faizen Satriawan yang masih berumur 3 tahun. Kondisi ekonomi yang serba kekurangan memaksa Hasti mengubur cita-citanya.
“Tahun ini Hasti seharusnya melanjutkan sekolah ke SMA. Tapi dia memilih berhenti supaya bisa bekerja membantu ekonomi keluarga,” ujar Septi. (yen)
Editor: Sigik RS
