Bintan, suaraserumpun.com – P3M STISIPOL Raja Haji memberikan edukasi atau pendidikan tentang agroforestri kepada petani di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kamis (19/6/2025). Kegiatan ini merupakan upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan petani, bertajuk Investasi Hijau, Kolaborasi Restorasi, Ketahanan Petani.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh P3M STISIPOL Raja Haji bekerja sama dengan Yayasan Ecology Kepulauan Riau (YEKR), SMKN 1 Gunung Kijang, dan Tim Waru, serta didukung oleh sponsor utama The Residence Bintan. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, seperti petani, karang taruna, tokoh pemuda, Gapoktan, perangkat desa, hingga mahasiswa. Para peserta mendapatkan pelatihan restorasi hutan melalui pendekatan agroforestri, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman simbolis di lahan demplot seluas 150 meter persegi.
Fasilitator dari YEKR Rahima Zakia SPi MLing memberikan pelatihan teknis dan pemahaman tentang pentingnya integrasi antara pohon, semak, dan tanaman pertanian untuk mendukung keberlanjutan ekosistem sekaligus produktivitas lahan.
Camat Toapaya Ivan Golar menyambut baik inisiatif ini.
“Desa Toapaya Utara adalah kawasan pertanian dan perkebunan, sangat cocok untuk pengembangan agroforestri. Saya harap kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi model bagi desa-desa lain,” ujarnya.
Kepala Desa Toapaya Utara Sayed bangga ketika Desa Toapaya Utara menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Semoga semakin banyak dukungan, termasuk dana CSR, untuk mengembangkan program ini di masa depan,” harapnya.
Sebagai tindak lanjut, masyarakat bersama mahasiswa akan melakukan pemeliharaan pohon, pelabelan adopsi pohon, serta replikasi di desa lain. Model gotong royong dan pelibatan akademisi menjadi langkah penting untuk keberlanjutan program ini. (yen)
Editor: Sigik RS
