Bintan, suaraserumpun.com – Ketua dan sejumlah pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bintan meninjau venue dan fasilitas sport center di kawasan industri Lobam, Rabu (4/6/2025). Dari hasil peninjauan tersebut, Ketua KONI Bintan Dedi Sutanto alias Apeng menyatakan, venue dan fasilitas sport center milik PT BIIE Lobam tersebut cocok untuk dijadikan pemusatan latihan atau TC atlet, dan sebagai Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP).
Selain Ketua Umum KONI Bintan Dedi Sutanto alias Apeng, turut hadir dalam peninjauan fasilitas sport center di kawasan industri Lobam tersebut Ketua Harian KONI Bintan Hendro Priyanto, Sekretaris Syah Alam, Bendahara Umum Sugito dan sejumlah Kabid. Peninjauan fasilitas sport center itu bersama pihak PT BIIE Lobam Fadel, Jarwo dan Izan.
Fasilitas sport center di dalam kawasan industri BIE Lobam tersebut terdapat dua lapangan sepak bola dengan ukuran standar nasional. Namun untuk saat ini, lapangan sepak bola hanya digunakan satu lokasi, berdekatan dengan pujasera. Di lokasi yang sama juga terdapat lapangan basket dan lapangan bola voli. Fasilitas ini dimanfaatkan bagi pekerja perusahaan yang ada di kawasan industri BIE Lobam, dan bisa digunakan oleh masyarakat umum.

Selain itu, satu gedung di dalam kawasan industri Lobam merupakan fasilitas untuk lapangan badminton (bulu tangkis). Gedung ini bisa digunakan 3 lapangan bulu tangkis. Selain itu, lapangan tersebut juga bisa digunakan untuk cabang olahraga sepak takraw. Gedung tersebut pun bisa digunakan untuk cabor body contact seperti pencak silat, karate dan olahraga sejenis lainnya.
Kemudian, di dalam kawasan industri Lobam juga terdapat fasilitas atau venue tenis lapangan dan tenis meja. Bahkan, masih dalam kawasan sport center tersebut, juga tersedia peralatan untuk gym bagi cabor binaraga. Bahkan di sport center industri Lobam juga terdapat driving range golf.
Tak hanya venue olahraga yang tersedia di dalam kawasan industri Lobam milik PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) ini. Rombongan Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten Bintan juga meninjau fasilitas penginapan yang bisa digunakan bagi atlet atau olahragawan. Penginapan tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, bahkan tersedia WiFi. Penginapan untuk asrama atlet ini disewakan dengan harga yang sangat murah, dibandingkan hotel kelas standar.

“Ternyata, eemua fasilitas di kawasan sport center industri Lobam milik PT BIIE ini, bisa dimanfaatkan masyarakat umum. Bukan khusus untuk pekerja Lobam. Jadi kalau ada imej, bahwa fasilitas olahraga di dalam kawasan industri Lobam ini untuk para pekerja, itu info yang salah,” kata Dedi Sutanto alias Apeng usai mengadakan pertemuan dengan Fadel, Jarwo dan Izan perwakilan dari PT BIIE Lobam.
Dedi Sutanto mengatakan, pengurus KONI Bintan meninjau fasilitas dan venue sport center di kawasan industri Lobam ini, untuk persiapan bagi kontingen Bintan guna menghadapi Porprov 2026 Kepulauan Riau (Kepri). Terutama persiapan pembinaan bagi atlet Bintan yang akan bertanding di ajang Porprov Kepri, tahun 2026 nanti.
“Setelah kita tinjau, fasilitas sport center PT BIIE di kawasan industri Lobam ini sangat cocok untuk TC atlet Bintan menghadapi Porprov Kepri, tahun 2026 nanti. Venue ada. Asrama ada. Semua itu terpusat dalam satu kawasan. Sehingga, atlet saat TC, bisa fokus,” jelas Dedi Sutanto.

“Kita juga akan sampaikan hal ini kepada KONI Provinsi Kepri. Bahwa venue di dalam kawasan industri Lobam, Kabupaten Bintan ini bisa digunakan untuk venue saat Porwil Sumatera tahun 2027 nanti. Saat Kepri menjadi tuan rumah Porwil,” tambah Dedi Sutanto.
Pada kesempatan lain, Ketua Harian KONI Bintan Hendro Priyantono menambahkan, fasilitas sport center PT BIIE Lobam ini, tidak hanya bisa digunakan untuk TC. Tapi, juga bisa digunakan untuk PPLP, bagi usia pelajar. Baik untuk PPLP Provinsi Kepri, maupun PPLP Kabupaten Bintan.
“Ya, tergantung kepala daerah dan para anggota dewan kita lagi. Apakah kita mau mendirikan PPLP, untuk menciptakan atlet berprestasi sampai ke tingkat nasional. Atau hanya sebatas target di Porprov. Semua ini akan kita sampaikan kepada kepala daerah. Terutama untuk menghadapi persiapan Porprov Kepri pada tahun 2026 nanti,” jelas Hendro.
Selain itu, dalam pertemuan Pengurus KONI Bintan dengan pihak PT BIIE Lobam, juga dibahas tentang rekrutmen dan rekomendasi bagi pekerja industri Lobam yang menjadi atlet. Bahkan pembahasan juga rekrutmen pekerja bagi atlet berprestasi. Pola ‘bapak asuh’ dari pihak PT BIIE Lobam terhadap pembinaan cabang olahraga.
“Kami menyambut baik kunjungan KONI Bintan ini. Kami dari pihak BIE Lobam, tentu akan mendukung pemerintah dan KONI Bintan. Terutama dalam pembinaan atlet dan pemanfaatan fasilitas sport center di industri Lobam ini. Fasilitas ini juga terbuka untuk umum. Dan kami juga akan mengembangkan olahraga di dalam kawasan. Makanya, ada event annual game antarkaryawan perusahaan di sini,” ujar Fadel.

GM PT BIIE Lobam Aditya Laksamana menyambut baik kunjungan Ketua dan Pengurus KONI Bintan ke kawasan sport center industri Lobam tersebut.
“Fasilitas sport center kami ini bisa digunakan oleh siapa saja. Kami mendukung kalau fasilitas ini dijadikan tempat TC atlet Bintan untuk menghadapi Porprov Kepri pada tahun 2026 nanti,” tegas Aditya. (yen)
Editor: Sigik RS
