banner 728x90
Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti bersalaman dengan narasumber pusat saat mengikuti Musrenbang RKPD Provinsi Kepri, Selasa (27/5/2025). F- ist

Deby Maryanti: Banyak Rehabilitasi Dermaga di Bintan Masuk Usulan Musrenbang Kepri

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (27/5/2025). Deby Maryanti menyebutkan, banyak usulan rehabilitasi dermaga atau pelantar di Bintan yang masuk dalam usulan Musrenbang Provinsi Kepri.

Antara lain, rehabilitasi dermaga Semelur di Kampung Semelur, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong. Program tersebut masuk dalam usulan Pemkab Bintan ke Pemerintah Provinsi Kepri, untuk dibahas dalam Musrenbang RKPD Kepri.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti usai menghadiri pembukaan Musrenbang tahun 2025 Provinsi Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Tidak hanya rehabilitasi Dermaga Semelur. Namun Pemkab Bintan mengusulkan rehabilitasi dermaga lainnya. Seperti dermaga di Air Glubi, Pulau Buton, Sungai Angus, Tanjung Sengkuang, Pengudang, Kampe, Pulau Beton dan lainnya.

“Banyak kegiatan rehabilitasi dermaga di Bintan masuk usulan Musrenbang Kepri. Rehabilitasi Dermaga Semelur termasuk salah satu usulan Pemkab Bintan ke Provinsi Kepri,” sebut Deby Maryanti.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Supriyono menuturkan, selain rehabilitasi dermaga, Pemkab Bintan juga mengusulkan beberapa pembangunan dan revitalisasi sekolah. Pengadaan alat kesehatan, pelatihan tenaga kerja, pengadaan mobil/alat angkut sampah, penyediaan sarana pengolahan ikan, pengadaan bibit dan alat pertanian, pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni, serta peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan.

“Termasuk usulan pembangunan dan perbaikan RTLH sebanyak 903 unit rumah,” ujarnya.

Pada Musrenbang tahun 2025 dan penyusunan RKPD Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026, mengangkat tema akselerasi pengelolaan potensi perekonomian daerah dan sumber daya manusia didukung kelembagaan pemerintah daerah yang efektif dan akuntabel. Musrenbang Provinsi Kepri tersebut dibuka oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memaparkan, tema Musrenbang tersebut dijabarkan ke dalam tiga prioritas pembangunan utama. Yaitu, pertama, akselerasi pengelolaan potensi ekonomi maritim dan investasi yang berkualitas dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, industri, perdagangan, pertanian, kelautan, dan UMKM.

Kedua, akselerasi peningkatan konektivitas antarwilayah dan pemerataan pembangunan infrastruktur. Serta ketahanan terhadap bencana. Seperti jalan, pelabuhan, SPAM, jaringan transportasi publik, dan program Kepri Terang.

Ketiga, akselerasi pembangunan sumber daya manusia, reformasi birokrasi dan pemanfaatan teknologi informasi. Serta pelestarian budaya Melayu. Termasuk beasiswa, layanan kesehatan, pelestarian budaya Melayu, digitalisasi pelayanan publik, dan insentif masyarakat desa.

“Program unggulan lainnya mencakup pembangunan jembatan Batam-Bintan, revitalisasi Pulau Penyengat, Rumah Singgah Batam dan Jakarta, ambulans laut. Serta penguatan pelaku seni, guru, mubalig, RT/RW, dan perangkat desa,” sebut Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *