banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memukul gong pada saat meresmikan Hotel Grand Mercure Batam Centre. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Meresmikan Hotel Grand Mercure Batam Centre, Pemprov Mengusulkan Penurunan Biaya VoA

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad meresmikan Hotel Grand Mercure Batam Centre (GMBC) di Kota Batam, Minggu (25/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, Pemprov Kepri mengusulkan penurunan biaya Visa on Arrival (VoA) untuk tiga negara.

Peresmian Hotel Grand Mercure Batam Centre ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi para tamu VIP. Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi atas kehadiran Hotel Grand Mercure Batam Centre di Batam. Ia menilai kehadiran hotel bertaraf internasional ini sebagai langkah positif dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Kepri pasca pandemi Covid-19.

“Secara geostrategis, Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di dekat Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, serta berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Menurut Gubernur Kepri, Kepri memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui sektor pariwisata. Karena itu, Pemprov Kepri terus mendorong berbagai kebijakan yang mendukung sektor ini, termasuk kemudahan visa bagi wisatawan mancanegara.

“Salah satu upaya konkret yang kami lakukan adalah menurunkan biaya Visa on Arrival dari Rp500 ribu menjadi Rp250 ribu untuk wisatawan dari negara-negara ASEAN. Selain itu, kami juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar kebijakan ini diperluas ke tiga negara lainnya. Yaitu India, Korea, dan Tiongkok, mengingat banyaknya wisatawan dari ketiga negara tersebut yang berkunjung ke Kepri,” sebut Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama memajukan perekonomian daerah, khususnya dari sektor pariwisata.

Samian Rais General Manager Hotel Grand Mercure Batam Centre menyatakan, pihaknya tidak hanya berkomitmen mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memberdayakan pelaku UMKM lokal.

“Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem ekonomi lokal. Salah satunya, dalam proses pembangunan hotel ini, kami menggunakan bata merah asli produksi Tanjung Piayu. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung UMKM Kepri,” ungkap Samian Rais.

Turut hadir dalam peresmian Hotel Grand Mercure Batam Centre ini Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Guntur Sakti, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan SSos, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Dr Said Sudrajad, Widya Iswara Utama Kepri Dr Ir Lamidi MM, Director of Operation Accor Indonesia Endrian Hananto, serta para tamu undangan lainnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *