banner 728x90
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Ketua Baznas RI menandatangani prasasti peresmian Rumah Sehat Baznas (RSB) Kepri di Jalan Bintan, Tanjungpinang, Rabu (7/5/2025). F- diskominfo kepri

Rumah Sehat Baznas Kepri Senilai Rp2,7 Miliar Diresmikan, Mustahiq Bisa Berobat Gratis

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad meresmikan operasional gedung Rumah Sehat Baznas (RSB) Provinsi Kepri senilai Rp2,7 miliar, Rabu (7/5/2025). Rumah Sehat Baznas Kepri ini berada di Jalan Bintan, Tanjungpinang. Tepatnya di depan Hotel Nite and Day Tanjungpinang.

Rumah Sehat Baznas ini dibangun sebagai upaya peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Baznas RI. Hadir pula jajaran Forkopimda Kepri, pimpinan Baznas RI bidang pendistribusian dan pendayagunaan Saedah Saknan, serta para tamu undangan lainnya.

Rumah Sehat Baznas (RSB) ini menjadi yang kedua dibangun di Provinsi Kepri, setelah Kota Batam. Sekaligus termasuk dalam jaringan 30 Rumah Sehat Baznas se-Indonesia. Kehadiran RSB ini diharapkan menjadi titik sentral layanan kesehatan tambahan. Khususnya bagi masyarakat kurang mampu, dengan seluruh pelayanan diberikan secara gratis.

Fasilitas yang disediakan di Rumah Sehat Baznas Kepri antara lain loket pendaftaran, poli umum, poli kesehatan ibu dan anak, poli gigi, ruang tindakan, apotek. Bahkan mobil ambulans untuk antar jemput pasien. Menariknya, RSB Kepri ini tidak memiliki loket kasir. Karena seluruh layanan diberikan tanpa biaya. RSB ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Menyediakan 13 tenaga kesehatan, termasuk dua orang dokter, tenaga keamanan dan kebersihan.

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi terhadap langkah konkret Baznas RI dan Baznas Kepri yang dinilainya sangat strategis.

“Kami menyambut baik hadirnya RSB ini sebagai bentuk nyata komitmen dalam penguatan pelayanan dasar. Terutama kesehatan masyarakat Kepri. Ini sejalan dengan visi dan misi nasional, serta Asta Cita Presiden Prabowo, yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama,” ujar Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Wagub Kepri berkeyakinan, RSB ini akan memberi kontribusi signifikan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri, khususnya pada aspek kesehatan.

Ketua Baznas RI Noor Achmad menyebutkan, pembangunan RSB Kepri menghabiskan anggaran sebesar Rp2,2 miliar dari pusat, ditambah dukungan Rp500 juta dari Baznas Kepri. Total pembangunan Rumah Sehat Baznas Kepri di Tanjungpinang ini senilai Rp2,7 miliar.

“Fasilitasnya sangat memadai. Memang masih ada satu kekurangan yaitu laboratorium, namun secara umum RSB ini sudah siap melayani,” katanya.

Noor Achmad menambahkan, pembangunan RSB Kepri ini tidak hanya mencakup bangunan fisik dan alat kesehatan, tetapi juga termasuk mobil ambulans serta dana operasional untuk dua tahun pertama.

“Kita targetkan dalam dua tahun ke depan, RSB ini bisa menuju kemandirian,” jelas Noor Achmad.

Ketua Baznas Kepri Arusman Yusuf menyatakan, saat ini seluruh pembiayaan operasional RSB ditanggung melalui program Kepri Sehat yang didanai zakat oleh Baznas Kepri. Semua layanan diberikan gratis kepada masyarakat yang tergolong mustahiq (penerima zakat).

“Kami berharap, di tahun mendatang RSB ini bisa berkembang dan terakreditasi. Sehingga biaya operasionalnya bisa dialihkan ke skema pembiayaan BPJS. Dengan begitu, dana zakat bisa kembali difokuskan pada penguatan program sosial lainnya,” harap Arusman Yusuf di sela peresmian Rumah Sehat Baznas Kepri di Jalan Bintan, Tanjungpinang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *